Kelanjutan seri Mass Effect kini berada dalam ketidakpastian besar setelah seorang mantan manajer senior Electronic Arts memberikan pernyataan mengejutkan.
Proyek game tersebut dikhawatirkan tidak akan pernah dirilis ke publik seiring dengan tantangan internal yang dihadapi oleh studio pengembangnya.
>>> Adaptasi Live-Action Please Save My Earth Diumumkan oleh Amazon Prime Video
BioWare pertama kali mengonfirmasi pengembangan seri baru tersebut pada tahun 2020 lalu.
Namun, informasi mengenai game ini sangat minim karena studio lebih memusatkan perhatian pada Dragon Age: The Veilguard.
Emmanuel Rosier, mantan manajer senior EA yang bekerja di perusahaan hingga 2024, berbicara kepada PC Gamer mengenai masa depan proyek ini.
Ia menilai bahwa gim tersebut berpotensi besar tidak pernah melihat terang dunia.
Rosier menyoroti kesulitan yang dialami BioWare dalam beberapa tahun terakhir serta kehadiran pemilik baru di EA.
Kepemilikan baru yang didukung oleh Saudi Public Investment Fund tersebut diprediksi akan lebih memprioritaskan proyek yang menghasilkan keuntungan finansial tinggi.
>>> Karakter Baru Futurama Season 14 Bernama Coco Charm Si Pemenang Hati Penonton
Di sisi lain, masa depan BioWare dinilai masih sangat kabur dan memicu tanda tanya besar bagi kelangsungan proyek jangka panjang.
Keputusan untuk menghentikan proyek dapat diambil dengan sangat mudah jika investor baru mengabaikan sejarah portofolio perusahaan.
Meskipun merupakan salah satu waralaba RPG paling populer, Mass Effect sudah lama kehilangan relevansinya selama lebih dari satu dekade.
Seri terakhirnya yaitu Mass Effect Andromeda pada 2017 mendapat kritik keras dari para pemain dan kritikus.
Kondisi tersebut diperparah oleh penerimaan kurang optimal pada gim seperti Anthem dan Dragon Age: The Veilguard.
Apabila proyek gim baru ini benar-benar dibatalkan, langkah tersebut kemungkinan besar akan dibarengi dengan penutupan studio BioWare secara keseluruhan.
>>> Re:Zero Kehilangan Posisi Puncak dari Anime Isekai Musim Panas 2026
Hingga saat ini, seluruh informasi tersebut masih bersifat hipotesis dan belum ada jendela peluncuran maupun platform resmi yang diumumkan.
