⌂ Beranda › News › Serial Animasi Kultus The Maxx Menemukan Penonton Baru Setelah Tiga Dekade
News

Serial Animasi Kultus The Maxx Menemukan Penonton Baru Setelah Tiga Dekade

Ilustrasi gaya animasi klasik sembilan puluhan
A A Ukuran Teks16px

Serial animasi klasik yang sempat dilupakan banyak orang kini kembali menarik perhatian penonton setelah puluhan tahun berlalu.

Tayangan pahlawan super berjudul The Maxx mendadak mencatatkan lonjakan popularitas di platform digital.

Berdasarkan data FlixPatrol, tontonan ini berhasil masuk dalam jajaran daftar acara televisi teratas pada layanan Apple TV Store.

Capaian tersebut tergolong unik mengingat tayangan ini tidak tersedia bagi pelanggan di layanan utama Amerika Serikat.

Sejarah Singkat Serial Animasi Klasik MTV

Pertama kali mengudara pada dekade sembilan puluhan, tayangan ini menjadi bagian dari blok pemrograman animasi MTV.

Proyek tersebut hanya memproduksi total tiga belas episode dengan durasi singkat sekitar sebelas hingga dua belas menit per bagian.

Meskipun memiliki masa penayangan yang singkat, karya ini meninggalkan kesan mendalam bagi para penonton setianya.

Kisah utamanya diadaptasi dari komik ciptaan mendiang seniman Sam Kieth bersama penulis Bill Messner-Loebs.

Penerbit Image Comics merilis edisi perdana komik tersebut pada tahun sembilan puluh tiga dengan gaya visual yang khas.

Kisah Unik Dua Dunia Berbeda

Cerita mengikuti seorang pria tunawisma bernama Maxx dan seorang pekerja sosial bernama Julie Winters.

Maxx meyakini dirinya sebagai pejuang perkasa di dunia fantasi alternatif bernama Outback untuk melindungi ratunya.

Kedua dunia ini mulai saling beririsan ketika seorang pembunuh berantai menargetkan kehidupan Julie Winters.

Sebelum merambah layanan digital, media fisik seperti DVD dan VHS menjadi satu-satunya cara menikmati karya ini.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru