Industri perfilman sering kali mengaitkan adaptasi buku komik dengan kisah pahlawan super dari Marvel dan DC.
Namun, media komik memiliki spektrum cerita yang jauh lebih luas daripada sekadar jubah dan aksi tim.
>>> Film Animasi Klasik Disney Bambi Menyimpan Adegan Paling Traumatis Sejak Rilis 84 Tahun Lalu
Sebuah film adaptasi dari tahun 2010 membuktikan kehebatan cerita non-superhero di layar lebar.
Sayangnya, film tersebut harus ditarik dari bioskop sebelum penonton umum sempat menyadari kualitasnya.
Scott Pilgrim vs. the World resmi dirilis di bioskop pada tanggal 13 Agustus 2010.
Sutradara Edgar Wright mengarahkan film ini berdasarkan skenario yang ia tulis bersama Michael Bacall.
Proyek ini mengadaptasi seri novel grafis enam volume karya Bryan Lee O'Malley.
Ceritanya mengikuti musisi asal Toronto bernama Scott Pilgrim yang diperankan oleh Michael Cera.
Ia berusaha mendekati Ramona Flowers yang diperankan oleh Mary Elizabeth Winstead.
Karakter Ramona memiliki tujuh mantan jahat yang harus dikalahkan oleh Scott.
Pertarungan tersebut memadukan elemen video game, pemecahan dinding keempat, dan referensi budaya pop.
Film ini juga menampilkan jajaran pemeran bertabur bintang sebelum mereka terkenal di MCU.
Dari Kegagalan Komersial Menjadi Fenomena Kultus
Universal memasarkan film ini sebagai komedi remaja arus utama yang tidak sesuai dengan visi sutradara.
>>> Terungkap Setelah 34 Tahun, Nama Asli Rogue dalam X-Men '97
Gaya visual film ini bergerak dengan kecepatan tinggi menggunakan grafik efek suara dan potongan adegan yang padat.
Penonton yang mencari film kencan konvensional akhirnya memilih untuk menjauh.
Film ini justru menemukan penonton setianya dari kalangan gamer dan pembaca komik melalui format DVD serta Blu-ray.
Penjualan media rumah tersebut melampaui proyeksi awal studio dan menciptakan ulasan dari mulut ke mulut.
Bar kesehatan dan poin hit dalam pertarungan mencerminkan cara Scott menyederhanakan kerumitan dunia.
Aspek musik dalam film ini juga menjadi sorotan utama berkat keterlibatan produser Nigel Godrich.
Beck menggubah materi musik untuk band fiksi Scott bernama Sex Bob-omb.
Sementara itu, Broken Social Scene menulis lagu untuk band rival bernama Crash and the Boys.
Para pemeran merekam vokal dan instrumen mereka sendiri tanpa melakukan lipsync.
Kegagalan finansial di bioskop tidak menghentikan film ini meraih penghargaan penyuntingan terbaik dari San Diego Film Critics Society.
>>> Analisis Senjata Paling Mematikan Buffy dalam Serial Buffy the Vampire Slayer
Jejak langkah waralaba ini terus berlanjut melalui adaptasi game dan serial anime dalam tahun-tahun berikutnya.
