Batman adalah karakter terbesar DC, bahkan mengalahkan Spider-Man sebagai superhero paling menguntungkan di dunia.
Dari seorang pria biasa yang melawan penjahat kecil, ia kini menyelamatkan alam semesta bersama Justice League.
>>> 4 Karakter Game of Thrones yang Diduga Keturunan Targaryen
Di sampingnya, DC memperkenalkan banyak karakter yang menjadi bagian penting dalam mitosnya, seperti Jim Gordon, Alfred, Batgirl, dan Robin.
Beberapa bahkan diposisikan sebagai penerus mantel Batman, tetapi tidak semua sukses.
Salah satu penerus yang paling gagal adalah Jean-Paul Valley, yang lebih dikenal sebagai Azrael.
Ia memulai sebagai pembunuh, menjadi Batman yang delusi, dan akhirnya menjadi sekutu tepercaya keluarga Batman.
Malaikat Penuntut yang Tercemar Dosa
Jean-Paul pertama kali muncul ketika ayahnya yang sekarat datang ke rumahnya dengan mengenakan baju zirah Azrael.
Setelah kematian ayahnya, ia terlibat dalam Ordo Rahasia St. Dumas dan mengetahui bahwa keluarganya adalah garis keturunan pembunuh yang melayani ordo tersebut.
Sejak lahir, Jean-Paul telah dilatih secara bawah sadar untuk mewarisi mantel Azrael.
Ia memilih untuk membalas kematian ayahnya, yang membawanya bertemu Batman dan membantunya, menunjukkan bahwa di balik pengaruh Sistem, ada hati yang adil.
Ketika Bane mematahkan punggung Bruce Wayne, Jean-Paul diminta untuk mengisi posisi Batman. Sayangnya, ia tidak pernah sepenuhnya melepaskan program Azrael, yang membuatnya kehilangan kendali dan menjadi tiran.
Batman asli akhirnya kembali dan menghentikannya, membuat Azrael mengembara mencari tujuan baru.
Ia kemudian menjadi sekutu berharga bagi keluarga Batman, bekerja bersama Batgirl dan Oracle hingga kematiannya di tangan musuh lamanya.
Dengan reboot New 52, ia kembali hidup dan masih beroperasi sebagai pahlawan di Gotham, meskipun tidak stabil seperti biasanya.
Ketidakstabilan inilah yang membuatnya menarik.
>>> Anime Dragon Ball Super Terbaru Berpotensi Rilis 2028, Penggemar Kecewa
Pria yang Rusak dalam Sistem yang Rusak
Jean-Paul telah dipersiapkan sejak lahir untuk menjadi pembunuh tanpa ampun, dan ia masih kehilangan kendali saat mengenakan topeng.
