⌂ Beranda News Kematian Paling Menghancurkan House of the Dragon Mungkin Sindiran Halus untuk George R.R. Martin

Kematian Paling Menghancurkan House of the Dragon Mungkin Sindiran Halus untuk George R.R. Martin

Kematian Paling Menghancurkan House of the Dragon Mungkin Sindiran Halus untuk George R.R. Martin
Ilustrasi: Kematian Paling Menghancurkan House of the Dragon Mungkin Sindiran Halus untuk George R.R. Martin
A A Ukuran Teks16px

Penggemar Game of Thrones dan House of the Dragon sudah terbiasa dengan kematian mengejutkan yang mengubah jalan cerita.

Setiap penggemar ingat saat Ned Stark tiba-tiba dieksekusi, atau peristiwa Red Wedding yang sulit dibicarakan.

>>> Chris Evans Ungkap Kisah Brutal Steve Rogers di Avengers: Doomsday

Serial orisinal sering membuat pembaca buku menebak-nebak momen besar, tetapi House of the Dragon berbeda.

Berdasarkan Fire & Blood, serial ini memang mencapai tonggak utama, tetapi juga mengubah beberapa detail penting, termasuk waktu dan alasan kematian karakter.

Peringatan: artikel ini mengandung spoiler.

Final Season 3 House of the Dragon, yang juga menjadi episode terakhir sebelum jeda sekitar dua tahun, menampilkan banyak kematian besar.

Mayoritas terjadi di medan perang dan melibatkan api naga, tetapi kematian paling menghancurkan terjadi di akhir episode.

Rhaenyra mendapat kabar tentang kematian di Red Keep, dan Helaena Targaryen, yang ditahan sepanjang musim, akhirnya mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jendela kamarnya.

Namun, kematiannya mungkin memiliki makna lebih dalam, termasuk sindiran halus untuk George R. R.

Martin.

Kritik George R.R. Martin terhadap Perubahan House of the Dragon

Kematian Helaena Targaryen sebenarnya sudah dinantikan penggemar sejak lama.

Dalam buku Martin, kematiannya tragis karena ia ditahan selama setahun atau lebih, dan itu adalah respons atas kematian putranya, Maelor, yang sebelumnya ditandai untuk mati oleh ibunya dalam insiden 'Blood and Cheese'.

Buku bahkan memuat rumor bahwa kepala Maelor dibawa ke hadapannya.

Kematian Helaena menjadi momen penting yang membuat publik berbalik melawan Rhaenyra, karena banyak yang percaya dia dibunuh, bukan bunuh diri.

Di House of the Dragon, ada detail penting: putra Helaena, Maelor, dihilangkan dari cerita, meskipun sempat direncanakan untuk dimasukkan.

>>> Mengenal Corrupted Kitsune, Pet Prismatic di Grow a Garden Roblox

Akibatnya, George R. R.

Martin menulis di blognya dalam postingan yang kini dihapus berjudul 'Beware the Butterflies', mengkritik perubahan itu dengan membandingkannya dengan efek kupu-kupu dari cerita pendek Ray Bradbury, 'A Sound of Thunder'.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru