Popularitas film anime terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, berkat kesuksesan Demon Slayer: Infinity Castle dan Your Name yang berhasil menembus pasar mainstream.
Namun, jauh sebelum itu, film-film anime dari era 1980-an telah memiliki basis penggemar setia yang besar, terutama karya-karya dari Studio Ghibli.
>>> Kreator The Expanse Siap Hadirkan Serial Sci-Fi Baru di Prime Video
Meskipun visualnya mungkin terlihat kuno, film-film dari dekade ini tetap layak disebut masterpiece dan wajib ditonton.
Setiap film memiliki pesona unik yang meninggalkan jejak mendalam di komunitas anime.
Berikut adalah lima film anime terbaik dari tahun 80-an yang dianggap sempurna.
Akira: Mengubah Pandangan bahwa Animasi Hanya untuk Anak-anak
Disutradarai oleh Katsuhiro Otomo dan dirilis pada 1988, Akira tetap menjadi salah satu film anime paling berpengaruh dan populer sepanjang masa.
Film ini membuka jalan bagi animasi Jepang di media mainstream, dan banyak film serta serial TV Barat yang merujuk pada ikonik "Akira Slide".
Dari animasi yang digambar tangan hingga tema sosio-politik, ada banyak hal yang bisa dinikmati dari Akira.
Meskipun manga menyediakan lebih banyak konteks, penulisan film ini tetap sangat kompleks.
Soundtrack ikoniknya juga menjadi nilai tambah besar.
Plotnya mengikuti Shotaro Kaneda, pemimpin geng motor yang berwatak panas, dan sahabatnya, Tetsuo Shima.
Setelah bertemu dengan karakter tituler dalam sebuah kecelakaan, Tetsuo mendapatkan kekuatan telekinetik yang menyebabkan bencana besar.
Akira sangat mendefinisikan genre cyberpunk dalam anime.
Kiki's Delivery Service: Kisah Tumbuh Dewasa yang Relatable
Film tahun 1989 ini adalah tontonan wajib bagi setiap penggemar Studio Ghibli.
Estetika fantasi yang nyaman menyembunyikan pesan yang sangat manusiawi, karena Kiki, karakter utama, adalah seorang penyihir berusia 13 tahun yang harus pindah dari desanya dan merasakan kemandirian.
Ia membawa kucingnya, Jiji, yang menjadi simbol masa kecilnya.
Film ini mengikuti perjuangannya untuk berdiri sendiri dan terhubung dengan komunitas barunya.
Empati yang dituliskan dalam kisah Kiki membuatnya mudah disukai dan dicintai.