Film terbaru DC, Supergirl: Woman of Tomorrow, dilaporkan gagal memenuhi ekspektasi box office. Meski telah dirilis lebih awal dalam format digital, pendapatannya tetap jauh dari harapan.
Film ini merupakan salah satu judul yang diproduksi Warner Bros. di bawah pengawasan James Gunn dan Peter Safran, co-heads DC Studios.
>>> 10 Karakter Naruto yang Layak Mendapat Penulisan Lebih Baik
Supergirl: Woman of Tomorrow secara resmi dikonfirmasi pada Januari 2023.
Pengumuman tersebut berbarengan dengan sejumlah judul DC lain, seperti Superman: Legacy, Batman: The Brave and the Bold, dan Swamp Thing.
Namun, performa Supergirl di bioskop belum mampu mengangkat reputasi reboot DC Universe.
>>> Spider-Man: Brand New Day Mengadopsi Dua Elemen Khas Daredevil
Meskipun rilis digital lebih awal biasanya menjadi strategi untuk meningkatkan pendapatan, langkah ini tampaknya tidak cukup efektif.
Angka box office yang rendah menunjukkan bahwa film ini belum berhasil menarik minat penonton secara luas.
>>> 3 Game yang Wajib Dimainkan Penggemar Rockstar Sebelum GTA 6 Rilis
Dengan demikian, masa depan DC Universe di bawah kepemimpinan Gunn dan Safran masih menghadapi tantangan besar. Para penggemar tentu berharap judul-judul berikutnya dapat memberikan hasil yang lebih baik.
