Dunia pertelevisian dipenuhi berbagai jenis tontonan. Ada yang menjadi hits besar, ada pula permata tersembunyi yang luput dari perhatian.
Namun, ada kategori menarik lainnya: serial yang memiliki audiens cukup besar namun terasa kurang populer.
>>> Jujutsu Kaisen Season 3 Capai Jutaan Penonton di Netflix AS
Serial-serial ini biasanya memiliki ulasan bagus dan banyak rekomendasi, tetapi popularitasnya stagnan. Mereka seolah terjebak dalam gelembung sendiri tanpa alasan yang jelas.
Percy Jackson and the Olympians: Adaptasi Setia yang Belum Meraih Puncak Popularitas
Setelah bertahun-tahun kekecewaan dari adaptasi film, 'Percy Jackson and the Olympians' akhirnya hadir sebagai adaptasi yang setia bagi para penggemar.
Serial ini mengikuti Percy, seorang remaja yang mengetahui dirinya adalah putra Poseidon dan terlibat dalam dunia mitologi Yunani.
Sejak awal, serial ini mendapat pujian luas, namun tiga tahun berlalu, popularitasnya belum mencapai level yang diharapkan.
Pertumbuhannya cenderung terikat pada penggemar buku aslinya, yang sangat menghargai keterlibatan Rick Riordan.
Meskipun rilis di tengah gempuran serial fantasi lain seperti 'House of the Dragon' dan 'The Last of Us', 'Percy Jackson and the Olympians' belum berhasil menarik audiens yang lebih luas, seolah dibuat eksklusif untuk fandom yang sudah ada.
Silo: Misteri Bawah Tanah yang Memukau Namun Terbatas pada Penggemar Sci-Fi
'Silo' terus mendapatkan perhatian, terutama di kalangan penggemar genre fiksi ilmiah.
Serial yang diadaptasi dari buku Hugh Howey ini bercerita tentang komunitas yang hidup di dalam silo bawah tanah raksasa, percaya bahwa dunia luar mematikan.
Namun, ketika seorang insinyur mulai mempertanyakan realitas tersebut, ia menemukan kebenaran yang berbeda.
>>> Spider-Man: Brand New Day Pecahkan Rekor Hari Pertama dengan $168 Juta
Label 'sci-fi' mungkin justru menjauhkan penonton awam, padahal 'Silo' lebih menonjol sebagai serial misteri dengan tulisan fenomenal dan pembangunan dunia yang kuat.
Serial ini membutuhkan kesabaran dan komitmen, yang mungkin menjadi alasan mengapa belum meledak. Padahal, setelah ditonton, banyak yang menyesal tidak menyaksikannya lebih awal.
Interview with the Vampire: Drama Psikologis Vampir yang Belum Menjadi Fenomena
'Interview with the Vampire' baru saja merilis musim ketiganya, namun nasibnya mirip 'Percy Jackson', di mana basis penggemar novel Anne Rice menjadi penopang utama.
Beberapa penonton di luar fandom pun terkesan setelah menontonnya.
Cerita mengikuti vampir Louis yang menceritakan hubungannya yang rumit dengan Lestat.
Serial ini berhasil menginterpretasikan ulang kisah klasik dengan cara yang lebih menarik dan modern, didukung penampilan, penulisan, dan sinematografi kelas atas.
Namun, serial ini belum mampu menembus popularitas yang seharusnya.
Nada dramanya yang lebih fokus pada karakter daripada aksi konstan, serta asosiasi kuat dengan film 1994, mungkin membatasi jangkauannya.
>>> Film Kultus Quentin Tarantino "From Dusk Till Dawn" Kini Tersedia di Paramount+
Popularitasnya tumbuh hampir seluruhnya melalui dari mulut ke mulut.
