⌂ Beranda News 30 Tahun Berlalu, Beast Wars Transformers Lebih Unggul dari Film Michael Bay

30 Tahun Berlalu, Beast Wars Transformers Lebih Unggul dari Film Michael Bay

30 Tahun Berlalu, Beast Wars Transformers Lebih Unggul dari Film Michael Bay
A A Ukuran Teks16px

Transformers heroik masih dipimpin oleh Optimus Primal, sementara Predacons dipimpin oleh Megatron versi baru.

Nama-nama G1 lain seperti Dinobot dan Scorponok kembali digunakan. Bahkan ada penampilan karakter klasik seperti Starscream dan versi asli Optimus Prime serta Megatron.

Mengingat beberapa inkonsistensi kontinuitas, Beast Wars lebih merupakan sekuel dari komik Transformers Generation 1 Marvel daripada serial animasinya.

Hal ini diperkuat dengan referensi pada Primus, dewa pencipta Transformers, dan alien Vok yang terkait dengan Swarm dari komik Transformers: Generation 2.

Penghormatan terhadap materi sumber ini membantu penggemar lama menerima versi yang berbeda, sekaligus membuka jalan bagi karakter baru yang segera menjadi klasik.

Kesuksesan Beast Wars berlanjut hingga milenium baru, mendominasi waralaba selama periode tersebut. Bahkan ada dua anime Beast Wars eksklusif Jepang, menunjukkan betapa populernya ide tersebut.

Anime ini juga membantu menjembatani kembali ke animasi tradisional dan faksi seperti Autobot dan Decepticon dalam anime Transformers: Robots in Disguise tahun 2000.

Meskipun dimulai sebagai cara yang aneh dan kontroversial untuk menyelamatkan merek, Beast Wars berhasil melakukannya sambil menjadi contoh reinventasi yang jauh lebih baik.

Bagaimana Beast Wars Berhasil di Mana Film Transformers Michael Bay Gagal

Dalam banyak hal, film Transformers Michael Bay memiliki kemiripan dengan Beast Wars.

Meski memiliki koneksi yang sangat longgar dengan Generation 1, film-film ini sebagian besar merupakan reinventasi total, terutama secara visual.

>>> 5 Komik Strip Paling Kocak yang Wajib Dibaca Penggemar Komik

Decepticon bahkan hampir tidak dapat dikenali, dengan Shockwave sebagai salah satu pengecualian.

Karakterisasi Autobot dan Decepticon sebagian besar tidak akurat dengan inkarnasi sebelumnya, itu pun jika para Transformers mendapatkan cukup waktu layar untuk dikembangkan.

Film-film ini lebih fokus pada karakter manusia yang tidak perlu, membuat lelucon yang tidak masuk akal dan seringkali ofensif yang sama sekali tidak sesuai dengan waralaba.

Bahkan adegan aksi dan ledakan terasa sedikit dan jarang di beberapa entri, dengan sudut kamera yang memuakkan dan karakterisasi yang minim membuatnya sulit diikuti atau peduli.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru