⌂ Beranda News Dragon Age Diambang Kepunahan, BioWare Punya Peluang Garap Ulang RPG Klasik

Dragon Age Diambang Kepunahan, BioWare Punya Peluang Garap Ulang RPG Klasik

Dragon Age Diambang Kepunahan, BioWare Punya Peluang Garap Ulang RPG Klasik
Ilustrasi: Dragon Age Diambang Kepunahan, BioWare Punya Peluang Garap Ulang RPG Klasik
A A Ukuran Teks16px

BioWare, studio di balik mahakarya RPG seperti Dragon Age: Origins dan Mass Effect, kini menghadapi era ketidakpastian untuk salah satu waralaba andalannya, Dragon Age.

Komentar dari mantan produser Mark Darrah mengindikasikan bahwa kemungkinan besar tidak akan ada game Dragon Age baru dalam waktu dekat.

>>> Remake Assassin's Creed Masa Depan Harus Hindari Kesalahan Black Flag

Masa Depan Dragon Age yang Suram

Darrah mengungkapkan bahwa minimnya dukungan internal di BioWare untuk melanjutkan franchise ini, bahkan upaya dari studio Electronic Arts lain kemungkinan akan ditolak.

Upaya untuk merilis koleksi remaster trilogi Dragon Age bertajuk "Champion's Edition" juga terhambat karena teknologi Aurora Engine yang kini sulit dikuasai oleh tim pengembang.

Situasi ini membuka peluang bagi BioWare untuk menggarap ulang salah satu RPG klasik mereka yang paling dicintai namun terlupakan, yaitu Jade Empire.

Jade Empire Layak Mendapatkan Perhatian Kembali

Dirilis pada tahun 2005, Jade Empire mendapat pujian kritis berkat sistem pertarungan bela diri, latar yang unik, sistem moralitas, dan interpretasi mitologi Tiongkok yang segar.

Meskipun memiliki banyak elemen khas BioWare seperti pendamping yang berkesan, dialog bercabang, dan pilihan pemain, game ini tidak pernah mendapatkan sekuel.

>>> Spider-Man: Brand New Day Perkenalkan Sosok Silk di MCU?

Keunikan Jade Empire dalam hal tema seni bela diri, spiritualitas, dan dunia yang penuh warna membuatnya menonjol dan layak untuk dihidupkan kembali.

Industri game modern menunjukkan selera pasar yang kuat terhadap game RPG dengan latar sejarah dan mitologi Asia, terbukti dari kesuksesan Ghost of Tsushima dan antisipasi untuk judul-judul mendatang.

Sebuah remake Jade Empire dapat memanfaatkan tren ini tanpa perlu mengubah identitas asli game tersebut.

BioWare dapat memodernisasi sistem pertarungan, visual, dan eksplorasi sambil tetap mempertahankan cerita, karakter, dan pilihan moral yang ikonik.

>>> Kemunculan Perdana Ghost Rider Berpotensi Pecahkan Rekor Harga

Menggarap ulang Jade Empire bisa menjadi langkah yang lebih realistis bagi BioWare dibandingkan mencoba menghidupkan kembali Dragon Age, sekaligus menghubungkan kembali studio dengan penggemar lama dan memperkenalkan game klasik ini kepada generasi baru.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru