Spider-Man terus menjadi salah satu karakter paling populer dalam sejarah film. Kini, tiga versi berbeda dari karakter tersebut sukses besar di box office.
Buku karya Sean O'Connell, With Great Power: How Spider-Man Conquered Hollywood during the Golden Age of Comic Book Blockbusters, terbit pada 2022.
>>> Andrew Garfield: Menonton Paddington Saat Mabuk Jadi Malam Terbaik dalam Hidupku
Kini, versi terbaru buku itu hadir dengan judul With Great Power: Spider-Man On Film, From James Cameron to Brand New Day.
CBR mendapatkan cuplikan eksklusif dari buku tersebut. Buku ini membawa pembaca menyusuri perjalanan Spider-Man di layar lebar hingga film terbarunya, Spider-Man: Brand New Day.
Sinopsis Resmi Buku
Buku ini merupakan sejarah definitif Spider-Man di film yang diperbarui dengan bab baru tentang Spider-Man: Brand New Day.
Bab tersebut memuat wawancara dengan Tom Holland dan sutradara Destin Daniel Cretton.
Warisan Spider-Man dimulai pada 1962 lewat kisah asalnya di Amazing Fantasy #15 karya Stan Lee dan Steve Ditko.
Sejak itu, karakter ini mendominasi budaya pop, dari komik hingga acara TV, video game, mainan, wahana taman bermain, dan yang paling sukses, film blockbuster.
Namun, perjalanan Spider-Man di Hollywood tidak mulus. Marvel sempat terlibat perselisihan antarstudio soal hak karakter.
Sutradara seperti Roger Corman dan James Cameron gagal mewujudkan adaptasi Spider-Man. Bahkan, film Spider-Man arahan Sam Raimi pada 2002 sempat kesulitan untuk diproduksi.
Cuplikan Eksklusif: Di Balik Layar Spider-Man: No Way Home
Dalam cuplikan eksklusif, O'Connell mengupas proses sulit di balik pembuatan Spider-Man: No Way Home. Film ini seharusnya tidak mungkin ada karena keterbatasan produksi Hollywood standar.
Penulis skenario Chris McKenna dan Erik Sommers dilaporkan menyusun narasi No Way Home tanpa pernah tahu pasti apakah Tobey Maguire dan Andrew Garfield bisa berpartisipasi.
Ada hambatan emosional yang harus dipertimbangkan oleh kedua aktor tersebut.
Amy Pascal dan Kevin Feige pertama kali menghubungi Maguire. Maguire mengaku tertarik karena tim No Way Home menunjukkan kecintaan dan apresiasi terhadap waralaba sebelumnya.
