Jean merasa kehilangan satu-satunya orang yang mencintainya. Ia tidak percaya ada yang bisa menerima perbedaannya.
Ketika Peter membuka pikirannya, Jean menemukan ingatan tentang percakapan dengan May. Ia merasakan sendiri cinta tanpa syarat yang diberikan May kepada Peter.
Momen itu mengubah perspektif Jean. Ia menyadari bahwa Peter memahami rasa sakitnya.
Dalam ingatan itu, May seolah berbicara langsung kepada Jean, bukan hanya kepada Peter.
May adalah alasan utama Peter menjadi pahlawan yang sehat secara mental. Sejak tahu kemampuan Peter, May selalu menerima dan mendukungnya, sama seperti saat ia masih anak biasa.
Kepedulian dan pengertian yang sama juga diberikan May kepada semua orang saat ia hidup. Maka, sangat tepat jika May, dengan hati besarnya, mampu menjangkau Jean di titik tergelapnya.
Adegan ini juga menentukan arah Jean ke depan.
Di akhir film, Jean terlihat naik bus meninggalkan New York, kemungkinan menuju utara—lokasi yang menarik bagi penggemar X-Men.
Dengan merasakan cinta tanpa syarat dari May, Jean mungkin akan menemukan orang-orang yang menerimanya apa adanya.
Mungkin di sekolah untuk anak berbakat yang belum diperkenalkan, seperti di 1407 Graymalkin Lane, Salem Center, Westchester County, New York.
>>> Jake Johnson dan Mary Steenburgen Main 'We're Not Really Strangers' di The Dink
Spider-Man: Brand New Day kini sudah tayang di bioskop.