⌂ Beranda News Tim Pengembang The Adventures of Elliot Ungkap Alasan di Balik Pendekatan Klasik

Tim Pengembang The Adventures of Elliot Ungkap Alasan di Balik Pendekatan Klasik

Tim Pengembang The Adventures of Elliot Ungkap Alasan di Balik Pendekatan Klasik
Ilustrasi: Tim Pengembang The Adventures of Elliot Ungkap Alasan di Balik Pendekatan Klasik
A A Ukuran Teks16px

The Adventures of Elliot: The Millennium Tales menjadi salah satu kejutan paling menyenangkan di tahun 2026.

Game petualangan 2.5 bergaya retro dari Square Enix ini cocok bagi penggemar seri lawas seperti The Legend of Zelda.

>>> Alan Ritchson Ungkap Alasan Fast Forever Belum Diproduksi: Ada Banyak Hambatan

Meski tidak menghadirkan revolusi, hal itu memang disengaja. Tim pengembang ingin menciptakan petualangan manis dengan gameplay yang cukup menarik untuk menjaga keterlibatan pemain.

Kisah Klasik dengan Sentuhan Kejutan

Dalam wawancara dengan ComicBook, tim pengembang mengungkapkan bahwa mereka sejak awal ingin menceritakan kisah klasik.

Alur cerita dibangun di sekitar perkembangan familiar: menerima permintaan dari raja dan menyelamatkan putri yang terkutuk.

Namun, mereka juga menerapkan filosofi untuk tidak hanya memenuhi ekspektasi, tetapi juga mengejutkan pemain.

Paruh kedua cerita dirancang dengan prinsip tersebut, sementara sistem gameplay menghadirkan elemen unik seperti kendali atas peri Faie dan pengenalan sihir.

Mengapa Game Ini Real-Time dan Bukan Turn-Based?

Sejak awal proyek, tim ingin memperkenalkan HD-2D ke khalayak yang lebih luas. Mereka merasa game ini harus menawarkan aksi yang memuaskan, sehingga tidak pernah mempertimbangkan sistem turn-based.

Keputusan untuk mengambil pendekatan klasik dan tulus didorong oleh pengamatan bahwa banyak game modern cenderung sinis.

Tim sengaja mengeksplorasi pendekatan yang jarang dilakukan orang lain, termasuk mengadopsi mode dua pemain lokal.

>>> 30 PP Couple Pacar Aesthetic yang Romantis Banget

Faktor lain adalah keinginan pribadi untuk menciptakan game yang memberikan harapan di tengah berita dunia yang suram tentang perang dan kesulitan ekonomi.

Visual pixel art sudah menjadi pilihan sejak awal setelah mereka memutuskan untuk membuat game aksi HD-2D.

Proporsi Elliot disesuaikan agar cocok untuk RPG aksi pemain tunggal melalui beberapa tahap revisi.

Tim terkejut dengan komentar pemain yang menganggap karakter Princess Heuria dan Faie terlalu banyak bicara.

Mereka telah menambahkan opsi untuk mengurangi frekuensi dialog melalui patch Steam, yang akan dirilis secara bertahap di setiap platform.

Dunia Philabieldia dirancang dengan empat era: Age of Budding, Age of Magic, Age of Reconstruction, dan Age of Safekeeping.

Masing-masing memiliki latar belakang historis dan budaya yang jelas, mulai dari zaman primitif hingga abad pertengahan.

>>> Pokémon dan Yu-Gi-Oh Akhirnya Berkolaborasi dalam Game Gratis Baru

Tim merasa terhormat ketika game mereka dibandingkan dengan The Legend of Zelda. Sepanjang pengembangan, mereka konsisten melihat ke dalam Square Enix untuk inspirasi.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru