Darth Vader selalu didefinisikan oleh Padmé.
Sebagai Sith Lord, ia percaya telah membunuh Anakin Skywalker, dan keyakinan itu muncul karena dalam pandangan Vader, Anakin mati bersama Padmé.
>>> Crunchyroll Rilis Cuplikan Perdana Gachiakuta Season 2
Vader hanyalah sisa dari pembakaran jiwa Anakin.
Bahkan, ia bermimpi membangkitkan Padmé dan memilih Mustafar sebagai basis karena percaya kekuatan Force di sana bisa mengembalikannya dari Netherworld.
Semua berubah saat Vader mengetahui ia memiliki seorang putra. Meski ia menyangkal, sesuatu dalam dirinya terlahir kembali.
Awalnya ia bermimpi menggulingkan Palpatine dan menjadikan Luke sebagai muridnya.
Ketika Luke menolak, Vader bersumpah akan membalas dendam kepada semua yang dianggapnya telah membuat putranya lemah. Itulah awal dari pencarian tergelap Vader.
Pencarian Vader Menuju Bayangan Ratu
Kisah ini diceritakan dalam komik Darth Vader karya Greg Pak dan Raffaele Ienco, yang berlangsung selama lima edisi pertama.
Vader memulai pencariannya dengan mengunjungi kamar Padmé Amidala yang telah disegel sejak kematiannya hampir 20 tahun lalu.
Vader segera mengetahui kamar itu telah dibobol tak lama setelah kematian Padmé.
Ia melacak sinyal hingga ke sel pemberontak yang berisi wajah-wajah familiar: para Handmaiden Naboo yang menjadi inti kelompok pemberontak bernama Amidalans.
>>> Musim Keempat The Proud Family: Louder And Prouder Rilis, Tandai Akhir Kebangkitan Disney
Mereka berjuang untuk menghormati Padmé dan Anakin Skywalker. Vader selama ini meyakini Padmé akan bergabung dengan Kekaisaran untuk bersamanya, namun kenyataannya ia menipu dirinya sendiri.
Amidalans menunjukkan apa yang sebenarnya akan dilakukan Padmé: melawan Kekaisaran dan Sith dengan gigih. Selama berminggu-minggu, Vader semakin terfokus pada satu handmaiden, Sabé, yang pernah menjadi doppelganger Padmé.
Alasannya sederhana: ia ingin percaya Padmé akan berpihak padanya, dan Sabé memiliki wajah Padmé. Untuk sementara, Sabé membiarkan fantasi itu berlanjut, tetapi kemitraan itu berakhir tiba-tiba.
Pencarian berlanjut, Vader terus mengoyak luka di jiwanya.
Pada akhirnya, ia menemukan jalan ke fasilitas medis di Polis Massa, tempat Obi-Wan membawa Padmé setelah cedera parah di Mustafar.
Vader bahkan menemukan rekaman kematian Padmé, permohonan terakhirnya kepada Obi-Wan, dan keyakinannya bahwa masih ada kebaikan dalam diri Anakin.
Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, Vader membiarkan dirinya merasakan duka yang sesungguhnya.
Iman Padmé Menyalakan Api Harapan
Meski ia tak menyadarinya, kebaikan dalam dirinya telah dibangkitkan oleh keyakinan Padmé. Sang Sith tidak bisa menghadapinya, tetapi ia tahu: Padmé tidak akan pernah bergabung dengan Kekaisaran.
Namun, Padmé percaya Anakin tidak akan tetap berada dalam kegelapan. Palpatine yang marah berusaha membakar duka itu dari Vader dengan menyiksanya saat ia kembali.
>>> 200+ Pilihan Nama Free Fire Seram, Unik, dan Bergerak
Melihat ke belakang, ini adalah titik balik dalam kisah Darth Vader. Sang Sith Lord telah menghabiskan dua dekade bersembunyi dari kebenaran tentang apa yang telah dilakukannya.
