Ia menguasai beberapa jurus khas seperti 'Desmond-Style Rolling Sweep' untuk menyapu bersih area sekitar, 'Paradise Fist' untuk mengendalikan emosi, dan 'Lightning Note-Taking' untuk mencatat materi pelajaran dengan cepat.
Namun, Damian memiliki beberapa kekurangan.
Ia sangat takut pada cacing (Scoleciphobia) dan seringkali merasa tidak percaya diri, terutama di lingkungan keluarganya, yang ia tutupi dengan sikap arogan.
Selain itu, Damian memiliki kosakata yang buruk, yang berdampak pada nilai pelajaran Bahasa-nya. Akibatnya, ia pernah harus mengulang di Class F bersama Anya Forger.
Fakta Menarik Seputar Damian Desmond
Julukan 'Sy-on Boy' yang diberikan Anya Forger kepada Damian berasal dari salah pengucapan kata 'Scion' yang berarti 'Keturunan' atau 'Pewaris Keluarga Terpandang'.
Dalam versi Jepang, Anya memanggilnya 'Jinan', yang berarti 'Anak laki-laki kedua', sesuai statusnya sebagai anak kedua keluarga Desmond.
Kursi elegan yang didudukinya di sampul Volume 7 manga SPY x Family adalah Willow Chair karya Charles Rennie Mackintosh, yang seolah menggambarkan posisinya sebagai anak dari keluarga terpandang namun masih berusaha terlihat hebat.
Buku fanbook resmi SPY x Family mengungkapkan fakta bahwa ukuran sepatu Damian hanya 17 cm, sesuai usianya yang 6 tahun.
Ia menyukai sepak bola, komik, dan cita-cita menjadi Imperial Scholar.
Damian tinggal di asrama Eden Academy bersama kedua sahabatnya, Emile Elman dan Ewen Egeburg. Posisi favoritnya saat bermain sepak bola adalah Center Forward.
Ia memiliki seekor anjing German Shepherd bernama Max. Pelayan keluarganya, Jeeves, memanggil Damian dengan sebutan 'Dammy' karena kedekatan mereka sejak kecil.
>>> Sonic 3 & Knuckles Diakui Sebagai Mahakarya Sega Genesis Terbaik
Damian Desmond adalah orang pertama yang mendengar Anya Forger mengungkapkan kemampuannya membaca pikiran, meskipun ia tidak mempercayainya dan menganggapnya sebagai halusinasi.