Animasi, musik, dan ceritanya membuat film ini layak ditonton.
Kisahnya berpusat pada Shoya Ishida yang dulu menindas Shoko Nishimiya, seorang siswi tunarungu. Akibat perundungan, Shoko pindah sekolah.
Ketika kebenaran terungkap, Shoya malah dikucilkan.
Setelah bertahun-tahun diliputi kebencian pada diri sendiri, Shoya mencari Shoko untuk meminta maaf.
Shoko menerima permintaan maafnya, dan mereka perlahan membangun kembali persahabatan sambil bergulat dengan luka masa lalu.
2. Perfect Blue
Disutradarai oleh legenda Satoshi Kon, Perfect Blue tayang di bioskop Jepang pada 1998 dan menjadi salah satu film thriller psikologis terbaik sepanjang masa.
Film ini mengaburkan batas antara realitas dan fantasi.
Ceritanya mengikuti Mima Kirigoe yang meninggalkan grup idola J-pop untuk mengejar karier akting. Namun, transisi itu tidak mudah.
Ia dihantui oleh penggemar obsesif yang mulai menguntit dan menirunya.
Tak lama kemudian, seorang penulis skenario dan fotografer tewas dibunuh, membuat Mima mempertanyakan kewarasannya sendiri.
1. The Night Is Short, Walk on Girl
Film dari studio Dandadan ini menampilkan gaya visual yang ekspresif, animasi yang luwes, dan transisi surealis yang memperkuat suasana malam yang seperti mimpi.
Ceritanya penuh filosofi tentang hidup di masa kini.
Berlatar malam yang semarak di Kyoto, film ini mengikuti dua protagonis tanpa nama: Otome dan Senpai.
>>> Pendekatan 'Less is More' untuk Doctor Doom di Avengers: Doomsday
Otome adalah mahasiswi yang menikmati hidup dengan minum di bar dan mengikuti pertunjukan jalanan. Sementara itu, Senpai adalah pengagumnya yang pemalu.