Penggemar serial House of the Dragon menyambut hangat kematian karakter Sir Criston Cole dalam episode terbaru.
Karakter yang dianggap sebagai versi Westeros dari 'nice guy' internet ini telah lama menjadi sasaran kebencian penonton karena kemunafikan dan misogininya.
>>> Tiga Hal Krusial untuk Scream 8 Demi Perbaiki Kesalahan Film Sebelumnya
Sebelumnya, Sir Criston Cole sempat sesumbar bahwa kematiannya akan terjadi dalam pertempuran besar yang akan dinyanyikan selama bertahun-tahun, bahkan menyebut dirinya sebagai pejuang terhebat di Westeros.
Namun, dalam episode terbaru, harapannya pupus ketika pasukan Stark mengepungnya di medan terbuka. Kematiannya justru datang dari serangan panah Alysanne Blackwood yang menembus dada dan wajahnya.
Perayaan Kematian Sir Criston Cole
Kematian Sir Criston Cole memang sudah diprediksi oleh para pembaca buku Fire & Blood, namun tetap menjadi kejutan dalam alur cerita serial.
Para penggemar langsung meluapkan kegembiraan mereka di media sosial.
>>> Panduan Lengkap Valorant Night Market 2026: Jadwal, Cara Akses, dan Tips
Ungkapan seperti "CRISTON COLE DEAD AND I CANT STOP SMILING" dan "THESE ARE THE MOMENTS THAT MAKE LIFE WORTH LIVING" membanjiri linimasa.
Banyak yang merasa puas melihat kematiannya, terutama karena ia tewas di tangan seorang wanita setelah sebelumnya menentang hak seorang wanita untuk menjadi ratu.
Perasaan euforia yang dirasakan penggemar atas kematian Sir Criston Cole ini disamakan dengan reaksi saat kematian Joffrey Baratheon di serial Game of Thrones.
Kematian Joffrey juga disambut gembira karena karakternya yang tiranik, ditambah lagi dengan pengungkapan bahwa Olenna Tyrell adalah dalang di balik kematiannya.
>>> Megatron "Dark of the Moon" Tampil Lebih Realistis dengan Lapisan Cat Baru
Meskipun belum dapat dipastikan apakah kematian Sir Criston Cole akan menjadi meme yang sama populernya dengan Joffrey, namun saat ini media sosial dipenuhi dengan perayaan atas peristiwa tersebut.