Film terbaru dari semesta Avatar, yang menampilkan Aang dewasa, nyaris menampilkan Katara dalam kondisi hamil. Keputusan ini diungkapkan oleh para kreatornya dalam sebuah wawancara.
Awalnya, para kreator Bryan Konietzko dan Michael Dante DiMartino mempertimbangkan untuk menunjukkan Aang dan Katara sebagai orang tua baru.
>>> Musim Final Bleach: Thousand-Year Blood War Hanya 10 Episode
Mereka berdiskusi mengenai seberapa dewasa karakter-karakter tersebut akan digambarkan.
DiMartino menjelaskan bahwa memulai sebuah keluarga merupakan transisi besar dalam hidup seseorang.
Mereka menyadari bahwa Bumi adalah anak pertama Aang dan Katara, namun merasa bahwa menggambarkannya sudah memiliki anak pertama bisa terasa terlalu dewasa, melompat terlalu jauh dari usia yang dimatangkan.
Menariknya, meskipun dalam kondisi hamil, rencana awal adalah Katara tetap akan bertarung di medan perang.
Ide ini sudah dipikirkan jauh sebelum sutradara Lauren Montgomery bergabung dalam proyek film tersebut.
>>> Episode Horor Star Trek "Wolf in the Fold" Tetap Paling Mengerikan
Namun, Montgomery lah yang akhirnya membantu para kreator untuk tidak melanjutkan ide tersebut.
Konietzko menambahkan bahwa ide Katara hamil akan memberikan nuansa yang aneh pada plot film dan terasa kurang pas.
Ia merasa ide tersebut memiliki konotasi yang aneh, di mana mereka hanya ingin memiliki keluarga, bukan karena Katara harus melahirkan seorang pengendali udara.
Montgomery pun menyetujui bahwa ide tersebut tidak diperlukan dan mungkin tidak cocok jika Katara bertarung dengan perut besar.
>>> Drew Starkey Ungkap Perbandingan Musim Kelima Outer Banks dengan Musim Awal
Meskipun ide Katara hamil dibatalkan, Montgomery mengisyaratkan kemungkinan kemunculannya di film-film mendatang. Hal ini membuka peluang bagi Avatar Studios untuk kembali membuat film layar lebar di masa depan.