DC Comics meluncurkan imprint Elseworlds pada 1989 sebagai jawaban atas seri What If...? milik Marvel.
Namun, seiring waktu, Elseworlds kehilangan apa yang membuatnya hebat.
>>> Review Star Trek: Strange New Worlds Season 4 – Puncak Kualitas Serial
Imprint ini lahir saat DC ingin membedakan diri dari cerita-cerita lama. Elseworlds menarik talenta papan atas untuk membayangkan ulang karakter klasik.
Sejak debutnya, pembaca merindukan kembalinya ke bentuk asli.
Elseworlds Seharusnya Lebih dari Sekadar What If...? DC
Berbeda dengan Marvel, daya tarik Elseworlds bukan sekadar menjawab pertanyaan penggemar.
DC menjanjikan sesuatu yang berbeda: mengubah total lore perusahaan, sering kali menginterpretasikan karakter klasik ke dalam karya sastra.
Sayangnya, terlalu banyak penulis kini menganggap Elseworlds tidak berbeda dengan Black Label. Keunikan Elseworlds justru terletak pada transformasi radikal, kadang menggabungkan dengan waralaba lain.
Contohnya, Batman & Tarzan: Claws of the Catwoman menghadirkan perpaduan fenomenal dua dunia.
Jika What If...? Marvel adalah cerita paralel, Elseworlds terbaik terasa seperti pernyataan.
Mereka memiliki pesan di luar perdebatan penggemar, sering mengeksplorasi sifat mendalam karakter seperti Superman dan Batman. Kingdom Come karya Mark Waid dan Alex Ross adalah contoh sempurna.
Pendekatan Elseworlds Terlalu Terobsesi dengan Karakter Populer
Batman: Gotham By Gaslight (1989) tidak mengandalkan penjahat biasa. Penulis Augustyn menghindari stereotip dengan menjadikan Jack the Ripper sebagai orang biasa.
Genre dan latar adalah gimmick utama, bukan sekadar riasan ulang pertarungan Batman vs Joker.
Cerita seperti Batman/Dracula: Red Rain, Gotham By Gaslight, dan Justice Riders memanfaatkan potensi genre dan latar baru.
Mereka menawarkan variasi genre: Barat, perang, petualangan pulpy, dan steampunk. Dunia di sekitar karakter seharusnya tidak terasa familiar.
Elseworlds seharusnya hidup sesuai nama "graphic novel" dengan menyelami lore karakter dan komik superhero.
Melalui Black Label, DC punya tempat untuk cerita alternatif yang lebih dekat dengan inti semesta.
