Kematian Gambit di Genosha pada Season 1 X-Men ’97 ternyata hanya sementara. Sang Ragin’ Cajun kini telah kembali, dan kebangkitannya menjadi bagian dari rencana besar Apocalypse.
Season 2 serial animasi Marvel ini memang berfokus pada Apocalypse, termasuk asal-usul dan akhir dari penjahat mutan tersebut.
Salah satu alur yang diangkat adalah kebangkitan Gambit sebagai Horseman of Apocalypse, tepatnya sebagai Death.
Di komik, kisah Gambit sebagai Death tidak terlalu populer. Namun, X-Men ’97 mencoba memperbaikinya dengan pendekatan yang lebih emosional dan berdampak.
Apocalypse Bangkitkan Gambit
Dalam episode terbaru, Apocalypse yang melemah melakukan perjalanan waktu ke era 1990-an. Ia membawa peti mati berlapis kain ungu yang jelas-jelas untuk membangkitkan Gambit.
Kebangkitan Gambit sebagai Death akan mengguncang para X-Men yang masih berduka. Apocalypse memanfaatkan momen ini untuk mengalihkan perhatian mereka dari rencana utamanya.
Dua Kemungkinan Alur Cerita
X-Men ’97 bisa mengambil dua arah. Pertama, Gambit menjadi Horseman Death yang membuat X-Men patah hati.
Kedua, Apocalypse bisa menggunakan tubuh Gambit sebagai inang barunya, seperti yang pernah terjadi pada Cyclops dalam komik “The Twelve”.
Apapun pilihannya, kisah ini menjanjikan momen tergelap dalam serial X-Men ’97. Enam episode pertama sudah tayang di Disney+, dan episode baru akan dirilis setiap pekan.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Hunter x Hunter Kembali Hiatus di Shonen Jump Usai Rilis Chapter Terbaru
Anime As a Reincarnated Aristocrat Season 3 Siap Rilis September Ini