Tambahkan nilai produksi dan ambisi naratif ala Red Dead Redemption 2, maka itulah game bajak laut yang telah ditunggu selama ini.
Namun, belum ada studio besar yang mencoba mewujudkannya.
Fiksi bajak laut tetap populer di film, TV, buku, dan game, tetapi pengembang terus beralih ke pengalaman multipemain.
Padahal, jelas ada audiens untuk petualangan karakter yang lebih lambat, terutama setelah suksesnya game dunia terbuka naratif dalam satu dekade terakhir.
Assassin’s Creed Black Flag Resynced menjadi pengalaman yang nostalgik sekaligus pahit. Setiap pelayaran memperkuat pemikiran bahwa game bajak laut yang selalu diinginkan masih belum ada.
Sampai ada pengembang yang menciptakan epik bajak laut naratif yang mengutamakan karakter tak terlupakan di atas sistem live service, Black Flag akan terus berdiri sendiri.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Jadwal Rilis Baru JoJo’s Bizarre Adventure: Steel Ball Run 2026 di Netflix
Backrooms 2 Resmi Dilanjutkan dengan Sutradara Kane Parsons