⌂ Beranda News 16 Tahun Berlalu, Game Ikonik Xbox 360 Ini Masih Fenomenal, Namun Rilis Berikutnya Pengembang Tak Kunjung Ada

16 Tahun Berlalu, Game Ikonik Xbox 360 Ini Masih Fenomenal, Namun Rilis Berikutnya Pengembang Tak Kunjung Ada

16 Tahun Berlalu, Game Ikonik Xbox 360 Ini Masih Fenomenal, Namun Rilis Berikutnya Pengembang Tak Kunjung Ada
Ilustrasi: 16 Tahun Berlalu, Game Ikonik Xbox 360 Ini Masih Fenomenal, Namun Rilis Berikutnya Pengembang Tak Kunjung Ada
A A Ukuran Teks16px

Dalam sejarah Xbox 360, banyak game ikonik lahir dari pengembang indie. Salah satunya adalah Limbo, game puzzle-platformer hitam putih yang dirilis pada 2010.

Dikembangkan oleh Playdead, studio asal Denmark, Limbo langsung mendapat pujian kritis berkat atmosfer unik, visual monokrom yang detail, dan gameplay inovatif.

>>> 5 Penjahat Marvel yang Sukses Mengambil Alih Mantel Pahlawan dan Melakukannya Lebih Baik

Game ini mengajak pemain mengendalikan seorang anak kecil yang menjelajahi dunia gelap penuh jebakan dan makhluk mengerikan. Mekanisme 'die and retry' membuat pemain terus mencoba hingga berhasil.

Meski beberapa kritik menyebut gerakan karakter terasa lambat menurut standar saat ini, cerita dan penyajian Limbo tetap dikenang sebagai salah satu game terbaik era tersebut.

Inside: Sekuel yang Tak Kalah Gemilang

Enam tahun setelah Limbo, Playdead merilis Inside pada 2016 untuk PlayStation 4 dan Steam, bukan Xbox. Game ini kembali mendapat nilai sempurna 10/10 dari banyak media.

Inside menawarkan petualangan single-player dengan gaya 'die and retry' serupa, namun dengan lingkungan yang lebih detail dan dunia distopia yang mencekam tanpa dialog.

Dengan durasi sekitar 3-5 jam, Inside memberikan pengalaman padat dan berkesan, terutama pada twist akhir ceritanya yang menjadi salah satu momen paling diingat pemain.

>>> Tips Menggunakan Savefrom Net Versi Lama untuk Unduh Video

Hampir Satu Dekade Tanpa Kabar

Sejak Inside dirilis, Playdead belum merilis game baru. Namun, studio tersebut tidak tutup dan masih memiliki banyak talenta kreatif yang terlibat dalam proyek sebelumnya.

Saat ini, Playdead sedang mengerjakan game petualangan fiksi ilmiah orang ketiga. Cuplikan kecil menunjukkan lanskap luas di dunia asing yang siap dijelajahi.

Filosofi pengembangan Playdead menekankan iterasi dan tenggat waktu yang masuk akal, berbeda dengan budaya lembur di studio AAA.

Hal ini membuat prosesnya lambat namun diharapkan menghasilkan kualitas tinggi.

>>> Skill dan Build Shi Terbaik di Honor of Kings

Meski pemain mulai tidak sabar, jeda panjang ini mirip dengan Team Cherry dan Hollow Knight: Silksong. Hasil akhirnya kemungkinan akan sepadan dengan penantian.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru