Fiksi ilmiah telah memiliki sejarah panjang di film dan televisi, tetapi pada tahun 80-an, genre ini mencapai puncak baru.
Banyak serial TV bermunculan, meskipun tidak semuanya sukses besar di arus utama.
>>> Kepergian Direktur Marathon Picu Kekhawatiran Pemain: 'Game Ini Terasa Mati'
Namun, justru serial-serial yang kini dianggap kultus itulah yang berhasil menemukan penonton setianya.
Mereka bereksperimen dengan berbagai cara menyajikan genre, ada yang lebih condong ke komedi, thriller, atau konsep ambisius.
Jika Anda lahir di awal 80-an, kemungkinan besar Anda pernah menonton beberapa di antaranya dan masih mengingatnya dengan penuh kasih.
Bagi yang masih belajar tentang fiksi ilmiah, acara-acara ini menjadi guru yang tak terlupakan.
War of the Worlds
Hanya sedikit orang yang mengingat serial TV War of the Worlds, yang merupakan kelanjutan dari film tahun 1953.
Nada gelapnya mungkin terlalu berat untuk anak-anak, tetapi bagi yang menonton, serial ini sangat berkesan.
Alih-alih petualangan ringan, ceritanya mengikuti Martian yang selamat dari invasi sebelumnya dan kembali ke Bumi dengan mengambil alih tubuh manusia.
Suasana mencekam, penuh konspirasi, dan ancaman alien yang menakutkan.
Bagi sebagian penonton, acara ini menjadi pengenalan ke sisi fiksi ilmiah yang lebih gelap dan tidak terduga.
Kekerasan dan elemen horor tubuh yang ditampilkan cukup mengganggu untuk TV saat itu, menjadikannya favorit kultus yang unik.
Mereka yang menonton War of the Worlds cenderung setia, entah karena terpesona atau ketakutan.
Bahkan, musim pertamanya bisa dibilang menjadi cikal bakal atmosfer yang kemudian terlihat di The X-Files.
Red Dwarf
Red Dwarf memenangkan penghargaan besar dan dianggap sebagai salah satu acara fiksi ilmiah terbaik sepanjang masa.
>>> Black Torch di Crunchyroll Jadi Pengganti Jujutsu Kaisen yang Pas
Serial ini mengikuti Dave Lister, manusia terakhir yang hidup, terdampar di luar angkasa bersama hologram yang menyebalkan, makhluk humanoid berevolusi dari kucing, dan robot eksentrik.