Pada tahun 1987, film Predator dirilis dan menampilkan makhluk alien pemburu yang mengerikan. Adegan kekerasan seperti kepala meledak dan tulang belakang dicabut membuat film ini mendapat rating R.
Meski demikian, beberapa perusahaan justru melihat potensi mainan anak-anak dari film tersebut. Kenner memproduksi figur Predator pada 1994, disusul Galoob dengan lini Micro Machines pada 1996.
Galoob mengambil pendekatan berbeda dengan membuat kendaraan akurat film, mikro-figur, dan playset. Sayangnya, lini ini hanya bertahan sebentar karena penjualan rendah dan tekanan dari kelompok orang tua.
Sejarah Micro Machines dan Predator
Micro Machines pertama kali diproduksi Galoob pada 1987, merevolusi mainan mobil dengan skala kecil dan harga terjangkau. Mereka juga membuat mikro-figur yang bisa berinteraksi dengan playset.
Setelah sukses dengan lisensi Star Trek dan Star Wars pada 1994, Galoob mencari properti populer lain. Mereka memulai dengan James Bond dan Power Rangers, lalu beralih ke Predator.
Namun, Predator tidak kaya akan kendaraan ikonik.
Galoob hanya memproduksi lima item untuk lini Predator, termasuk tiga koleksi yang masing-masing berisi dua kendaraan dan tiga mikro-figur.
Playset Predator Paling Dicari
Item paling keren dan paling dicari adalah Transforming Action Set. Playset ini berbentuk kepala Predator bertopeng yang bisa dibuka, memperlihatkan lingkungan kamp gerilya dari film.
Bagian depan playset memiliki fitur aksi seperti tombol yang meledakkan tong dan meluncurkan kendaraan ke dinding roboh.
Di sisi berdiri, terdapat lubang jebakan, dahan pohon berayun, dan markas dengan atap ambruk.
Stiker holografik di sudut kiri atas menggambarkan Predator terselubung yang bisa menghilang saat playset digerakkan. Detail ini membuatnya sangat istimewa.
Selain playset, kapal Predator skala besar untuk lini Action Fleet juga sangat langka. Hanya diproduksi terbatas pada akhir 1997.
Minggu ini, Heritage melelang set hampir lengkap termasuk playset Predator ultra-langka. Kolektor diperkirakan akan berebut karena produksi rendah dan popularitas waralaba yang abadi.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Kisah Perburuan Hantu Joseon di Serial Terbaru Netflix
Anime Classic Kids’ WB Ini Terasa Sulit Ditonton Kembali Hari Ini