Marvel Studios selama bertahun-tahun membangun Marvel Cinematic Universe (MCU) di sekitar aktor-aktor tertentu, seperti Robert Downey Jr., Chris Evans, dan Scarlett Johansson.
Mereka menjadi wajah ikonik waralaba ini sebelum Avengers: Endgame menutup alur cerita beberapa Avenger asli.
>>> 40 PP Anime Keren Buat ML, Anti Mainstream
Kevin Feige telah mengonfirmasi bahwa MCU akan mengalami reset signifikan setelah Avengers: Secret Wars mengakhiri Multiverse Saga saat ini.
Studio pada akhirnya akan menyerahkan peran seperti Tony Stark dan Steve Rogers kepada generasi aktor baru.
Bagi sebagian orang, transisi semacam itu terasa mustahil mengingat para aktor tersebut telah identik dengan karakter mereka selama dua dekade terakhir.
Namun, basis penggemar inti MCU ternyata tidak menentang gagasan itu.
Hasil Jajak Pendapat
ComicBook mengajukan pertanyaan langsung kepada penggemar di X, apakah MCU harus mereskrut Tony Stark, Steve Rogers, dan karakter legendaris lainnya setelah Secret Wars berakhir.
Hasilnya menunjukkan dukungan yang signifikan terhadap perubahan tersebut.
Sebanyak 59,5% responden mendukung aktor baru untuk peran ikonik itu. Beberapa komentator menjelaskan dukungan mereka dengan menunjukkan bahwa reskrut mencerminkan cara Marvel Comics beroperasi selama puluhan tahun.
Penulis dan seniman yang berbeda terus menafsirkan ulang karakter seperti Tony Stark dan Steve Rogers dalam berbagai alur kreatif.
Rotasi kepemimpinan itu jarang mengurangi popularitas karakter di halaman komik.
Dengan mengundang aktor baru, Marvel Studios dapat memastikan kehadiran para pemain besar sambil tetap membiarkan orang lain memberikan sentuhan mereka sendiri pada pahlawan ini.
Rumor baru beredar tentang proyek film pasca-Fase 6 dengan aktor baru dalam peran yang sudah mapan.
>>> Lana Lang Bertransformasi Menjadi Kryptonite Woman, Ancaman Baru bagi Superman Family
Tantangan Reskrut
Meskipun basis penggemar inti terbuka terhadap reskrut, film pahlawan super tidak bertahan hanya dengan penonton itu.
Produksi Marvel kini membutuhkan biaya sekitar $200 juta sebelum pemasaran, dan anggaran itu hanya bisa kembali dengan menarik penonton arus utama.