Kekhawatiran mengenai penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pembuatan film reboot Chipmunks semakin mengemuka setelah sebuah materi promosi menampilkan perubahan drastis pada penampilan Alvin.
Hal ini memicu spekulasi di kalangan penggemar bahwa desain tersebut dihasilkan oleh AI.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Michael Bagdasarian, putra dari produser Janice Karmen dan Ross Bagdasarian Jr., menyampaikan pesan dari orang tuanya.
Ia menegaskan bahwa Alvin tidak akan menjadi seorang influencer dan AI tidak digunakan dalam produksi film ini.
Michael menjelaskan bahwa tampilan Alvin dalam video promosi yang beredar bukanlah tampilan final resmi.
Video tersebut bertujuan untuk mengklarifikasi bahwa 'foto profil' yang ditampilkan bukanlah gambaran akhir karakter Alvin.
Video yang diunggah ke Instagram tersebut menampilkan percakapan teks antara Alvin, Simon, dan Theodore. Dalam percakapan itu, Alvin mengirimkan gambar kepada saudara-saudaranya untuk memamerkan 'tampilan baru' miliknya.
Tampilan Alvin dalam gambar tersebut tampak menggunakan banyak filter, yang kemudian memicu dugaan penggunaan AI.
Para penggemar menyuarakan apresiasi atas klarifikasi ini.
Salah satu komentar di bawah video yang memicu kontroversi menyatakan, "Terima kasih, Bagdasarians, karena telah berbicara dan mengatasi kekhawatiran kami tentang penggunaan AI!
Ini membuat saya, dan semoga penggemar lain, lebih bersemangat tentang apa yang akan kami dapatkan di tahun 2028!"
Meskipun Janice dan Ross tidak secara langsung membahas tuduhan AI, mereka menyatakan antusiasme untuk segera menghadirkan proyek-proyek Chipmunks lama dan baru, serta merchandise resmi yang diminta oleh penggemar.
Mereka juga mengonfirmasi bahwa gambar yang memicu kontroversi tersebut tidak akan muncul dalam produk akhir yang dijadwalkan rilis di bioskop pada tahun 2028.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
Transformasi Unik Serial Komedi Keluarga 90-an Menjadi Fiksi Ilmiah
5 Acara TV Populer di Mana Karakter Utamanya Justru Paling Dibenci Penonton