Perubahan besar terjadi di industri streaming setelah Paramount-Skydance resmi disetujui untuk mengakuisisi Warner Bros. dan sebagian besar asetnya.
Kesepakatan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai masa depan HBO Max, layanan streaming andalan Warner Bros.
>>> 3 Waralaba Film & TV Besar Berakhir di 2026, 3 Lainnya Perlu Segera Menyusul
Paramount-Skydance sendiri telah memiliki layanan streaming, yaitu Paramount+. Keberadaan Paramount+ memunculkan spekulasi bahwa HBO Max kemungkinan besar akan ditutup atau digabungkan.
Potensi Penutupan atau Penggabungan HBO Max
Kemungkinan besar, Paramount+ akan secara bertahap menyerap konten dari HBO Max selama beberapa tahun. Proses serupa terlihat pada penggabungan Disney+ dan Hulu.
Namun, belum jelas bagaimana nasib pelanggan yang membayar kedua layanan tersebut.
Ada pula kemungkinan HBO Max tetap beroperasi dalam jangka panjang.
Paramount dapat memilih untuk menawarkan konten HBO Max sebagai tambahan berbayar bagi pelanggan Paramount+, mirip dengan kemitraan mereka dengan SHOWTIME.
Namun, skenario yang lebih mungkin adalah Paramount+ akan mulai mengintegrasikan judul-judul populer dari HBO Max.
Serial seperti 'House of the Dragon', 'The Penguin', dan 'The White Lotus' diprediksi akan pindah ke Paramount+ dalam beberapa tahun mendatang.
Perubahan Lanskap Perang Streaming
Akuisisi ini menandai perubahan signifikan dalam 'perang streaming'. Setelah lonjakan pelanggan selama pandemi COVID-19, pasar streaming kini mengalami perlambatan, dan beberapa pemain utama mulai tersingkir.
HBO Max menyusul platform lain yang menghadapi tantangan di tengah persaingan ketat. Disney telah menyelesaikan pengambilalihan Hulu dan sedang dalam proses penggabungan kedua layanannya.
Fubo juga akan bergabung dengan ekosistem Disney.
>>> The Mandela Catalogue: Serial Horor YouTube Akan Diadaptasi Menjadi Film
Langkah Paramount ini juga memberikan keunggulan atas Netflix, yang terus berjuang menarik audiens di tengah banyaknya pilihan layanan streaming.
Paramount+ kini memiliki posisi yang lebih kuat untuk bersaing dengan raksasa seperti Disney+.
Persaingan di dunia streaming diprediksi akan terus berlanjut dengan intensitas tinggi. Namun, bagi pelanggan, berkurangnya jumlah layanan yang harus dibayar bulanan bisa menjadi kabar baik.
