PlayStation baru saja membuat dua pengumuman kontroversial dalam satu hari: penutupan toko digital PS3 dan PlayStation Vita, serta rencana bahwa semua game yang dirilis mulai 2028 hanya akan tersedia dalam format digital.
Keputusan ini langsung menuai kritik dari berbagai kalangan. Para penggemar format fisik merasa kehilangan, sementara pengguna setia toko digital PS3 dan Vita juga kecewa.
>>> The Legend of Aang: The Last Airbender Dikabarkan Rilis Lebih Awal
Menurut data resmi PlayStation, 85% penjualan game pada Q4 fiskal 2025 berasal dari digital, naik dari 19% pada FY 2015.
Penjualan game fisik di Inggris juga turun 26% pada 2024.
Meski demikian, 15-20% dari jutaan pemain masih memilih fisik. Mereka termasuk pengguna dengan internet lambat, personel militer, anak-anak, dan mereka yang berpenghasilan rendah.
Game fisik memungkinkan peminjaman, penyewaan, atau hadiah, sehingga lebih terjangkau. Dengan menghilangkan opsi ini, PlayStation dinilai hanya fokus pada keuntungan dari segelintir pemain yang mampu membayar mahal.
>>> Setahun Lalu, Crunchyroll Rilis Anime Shonen Tersuram 2025 yang Masih Bertahan
Dampak pada Pelestarian Game
Langkah ini juga mengancam pelestarian game. Disk fisik tidak bergantung pada server yang rawan ditutup, sehingga lebih aman untuk jangka panjang.
Studi Video Game History Foundation menemukan 87% game sudah tidak lagi diproduksi. Banyak game klasik hanya bisa diakses melalui pembajakan karena tidak pernah diporting ke platform modern.
PlayStation sendiri akan menutup toko PS3 dan Vita, yang berarti ribuan game digital akan hilang selamanya. Ini kontradiktif dengan rencana mereka untuk beralih sepenuhnya ke digital.
Masa Depan yang Semakin Sempit
Keputusan ini diambil di tengah kondisi ekonomi yang sulit, dengan upah stagnan dan biaya hidup meningkat. Mempersempit akses ke game justru berisiko menjauhkan calon pemain baru.
>>> 10 Momen Absolute Batman yang Paling Dinantikan dalam Serial Animasi
PlayStation tampaknya mengabaikan pentingnya inklusivitas dan pelestarian budaya game demi keuntungan jangka pendek. Langkah ini hanya akan mempersempit masa depan medium ini.
