Ini menjadi landasan sempurna bagi musim kelima untuk menceritakan kisah yang berbeda.
Alih-alih misteri dan ketakutan, musim terakhir harus memaksa Boyd dan karakter utama lainnya untuk bersatu melawan The Man in Yellow dan antek-anteknya.
Garis pertarungan harus jelas, dengan beberapa kejutan mengenai siapa yang memilih pihak mana.
Salah satu kritik utama terhadap "From" adalah ritmenya. Musim kedua dianggap paling lambat, menimbulkan kekhawatiran bahwa misteri yang dibangun akan hampa.
Musim ketiga dan keempat membaik, namun musim kelima harus bergerak tanpa henti.
Dengan The Man in Yellow yang telah mencuri jimat pelindung, tidak ada lagi keamanan di kota.
Musim kelima harus penuh momentum, taruhan tinggi, dan kejutan di setiap episodenya, tanpa ada episode yang terasa sebagai pengisi.
Yang terpenting, "From" harus memberikan penutupan atau akhir bagi semua karakter utama.
Ini termasuk Boyd, putranya Ellis, Jade Herrera, Tabitha Matthews dan anak-anaknya, Victor, Donna, Kenny, Kristi, serta karakter pendukung lainnya.
Setiap karakter harus mendapatkan resolusi, baik melalui kematian maupun akhir cerita yang memuaskan. Akhir cerita "From" seharusnya menjadi penutup bagi karakter-karakter ini dan busur cerita kolektif mereka.
>>> 7 Film Sci-Fi Klasik yang Tetap Relevan Hingga Kini
Namun, seperti banyak serial streaming lainnya, musim terakhir "From" juga harus membuka pintu untuk kemungkinan cerita baru, entah itu sekuel, spin-off, atau prekuel, mengingat potensi besar yang dimiliki dunia ciptaan Showrunner John Griffin ini.