⌂ Beranda News Xbox Project Helix Dilaporkan Tanpa Disc Drive, Siapkan Fitur Digitalisasi Koleksi Fisik

Xbox Project Helix Dilaporkan Tanpa Disc Drive, Siapkan Fitur Digitalisasi Koleksi Fisik

Xbox Project Helix Dilaporkan Tanpa Disc Drive, Siapkan Fitur Digitalisasi Koleksi Fisik
Ilustrasi: Xbox Project Helix Dilaporkan Tanpa Disc Drive, Siapkan Fitur Digitalisasi Koleksi Fisik
A A Ukuran Teks16px

Platform gaming modern seperti Xbox semakin beralih ke rilis digital, mengurangi opsi pembelian judul baru secara fisik.

Laporan terbaru dari Windows Central menyebutkan bahwa konsol mendatang, yang dikenal sebagai Project Helix, bahkan mungkin tidak akan dilengkapi dengan pemutar cakram.

>>> 10 Film Roman Gotik yang Lebih Unggul dari The Bride!

Langkah ini sejalan dengan tren industri yang lebih luas. Banyak PC gaming modern telah meninggalkan pemutar cakram sepenuhnya.

Sony juga telah mengumumkan penghentian produksi salinan game fisik mulai tahun 2028.

Fitur Digitalisasi Koleksi Fisik

Meskipun Project Helix berpotensi diluncurkan tanpa pemutar cakram, Microsoft dilaporkan sedang menguji fitur yang memungkinkan pemain mendigitalkan koleksi game fisik mereka.

Fitur ini dikabarkan akan bekerja dengan game Xbox Series X/S dan Xbox One.

Cara kerjanya adalah dengan menetapkan kode unik untuk setiap cakram fisik yang kemudian membuka akses game melalui akun Xbox pemain.

Kode digital ini akan tetap terikat pada cakram, memungkinkan perpindahan kepemilikan atau pembelian bekas.

>>> 8 Alasan Nonton Ulang Die Hard Kini Terasa Sulit

Pemain dapat menggunakan pemutar cakram eksternal yang terhubung ke Project Helix untuk mengunggah game dari cakram mereka.

Hal ini diharapkan dapat meredakan kekecewaan pemain yang masih menginginkan salinan fisik.

Dampak Peralihan ke Digital

Pergeseran ke arah digital-only menimbulkan kekhawatiran tentang kepemilikan game yang sebenarnya dan kontrol pemain atas koleksi mereka.

Hilangnya media fisik juga berarti hilangnya budaya berburu game bekas dan pengalaman mengoleksi secara fisik.

Selain itu, ketergantungan pada platform digital membuat pemain lebih rentan terhadap keputusan perusahaan, seperti penarikan akses ke konten yang telah dibeli karena masalah lisensi, sebagaimana dialami beberapa pengguna PlayStation.

>>> Kembalinya Daenerys Targaryen Membentuk Era Baru House of the Dragon

Meskipun langkah Xbox menuju digitalisasi mungkin masuk akal dari perspektif bisnis dan adanya solusi untuk koleksi fisik, hal ini tetap menjadi perhatian bagi para gamer yang menghargai kepemilikan salinan fisik game mereka.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru