Bahkan, ia berhasil membawa pergi cukup banyak catatan untuk mendirikan Arsip Jedi yang kemudian ditemukan oleh Luke Skywalker sendiri.
Namun ia terpaksa kembali ke Coruscant untuk mengambil daftar pengguna Force yang diinginkan Kaisar.
Semua itu berujung pada konfrontasi dengan Darth Vader di Kuil Jedi sendiri.
Jocasta Nu memberikan perlawanan yang cukup sengit, menggunakan senapan lightsaber kuno untuk melancarkan serangan jarak jauh pada Lord Sith.
Ia kemudian menggunakan masa lalu Vader melawannya, membuka kedoknya sebagai Anakin Skywalker di hadapan pasukan klonnya sendiri, sehingga memaksa Vader membunuh mereka.
Jocasta tewas di tangan Vader, tetapi tidak sebelum ia membujuk Vader untuk menolak memberikan hadiah kepada Kaisar.
Darth Vader sendiri menghancurkan catatan itu, khawatir Palpatine mencari pengganti potensial untuk dirinya.
4. Ferren Barr
Ferren Barr adalah seorang Padawan Jedi kuat yang selamat dari Order 66, tetapi jatuh ke sisi gelap.
Meramalkan pentingnya Mon Calamari bagi pemberontakan dan perlawanan di masa depan, ia pergi ke dunia air itu dan membangun basis kekuatan di sana.
Ferren Barr berusaha menciptakan kembali Ordo Jedi, tetapi dalam versi yang bengkok dan rusak, yang didedikasikan untuk balas dendam terhadap Kekaisaran.
Tentu saja, hal itu menarik perhatian Darth Vader.
Jedi yang jatuh itu benar tentang Mon Calamari, tetapi salah jika percaya bahwa ia akan menjadi penting. Hanya satu muridnya yang diketahui selamat, seorang wanita bernama Verla.
Ia berhasil melarikan diri dari Darth Vader dan para Inquisitor selama bertahun-tahun, akhirnya bertemu Luke Skywalker saat ia berburu rahasia Jedi.
Ferren Barr sendiri mungkin tidak terlalu berarti dalam sejarah galaksi, tetapi muridnya memberinya warisan sejati ketika ia memberikan informasi penting yang membantu Luke melawan Sith dan Kekaisaran.
3. Tensu Run
Ferren Barr bukan satu-satunya yang mencoba mereformasi Ordo Jedi.
>>> Kreator 'My Adventures With Superman' Bahas Pengaruh Komik dan Hubungan Jimmy Olsen
Tensu Run adalah seorang Jedi heroik yang berlatih di bawah bimbingan penyintas Order 66 lainnya, Elan Rast, dan ia menjadi duri besar bagi Kaisar.