Musim ketiga serial prekuel Game of Thrones, House of the Dragon, telah mengonfirmasi pemotongan salah satu pertempuran terbesar dari buku.
Meskipun musim ini telah menyajikan adegan aksi yang mengesankan, seperti Pertempuran Gullet di episode pembuka, beberapa pertempuran harus dikorbankan.
>>> Profil dan Biodata Lengkap Gold Laner BTR Clivee
Pertempuran yang dimaksud adalah 'Winter Wolves', yang meskipun tidak ditampilkan secara langsung, dirujuk melalui sebuah lagu tentang 'Fishfeed'.
Lagu ini dinyanyikan oleh Daemon Targaryen setelah mengetahui kematian Jacaerys Velaryon.
Pertempuran di Tepi Danau: 'Fishfeed'
Pertempuran di Tepi Danau, atau 'Fishfeed', terjadi di tepi Danau Gods Eye di Riverlands.
Pasukan Lannister yang dipimpin oleh Humfrey Lefford terpojok oleh gabungan pasukan Tim Hitam, termasuk Winter Wolves di bawah komando Roderick Dustin alias Roddy the Ruin.
Menurut buku 'Fire & Blood' karya George R. R.
Martin, pertempuran ini merupakan yang paling berdarah dalam perang saudara Targaryen. Pasukan Lannister dihancurkan, dengan ribuan prajurit tewas di darat maupun tenggelam di danau.
>>> Reacher Season 4 Resmi Rilis 12 Agustus, Tiga Episode Perdana Langsung Tersedia
Lebih dari dua pertiga dari 2.000 prajurit Winter Wolves tewas atau terluka parah. Pertempuran ini digambarkan sebagai momen brutal yang menampilkan kehancuran besar-besaran.
Alasan Pemotongan Pertempuran 'Fishfeed'
Keputusan untuk memotong pertempuran ini dapat dipahami mengingat kendala produksi serial televisi.
Anggaran yang besar untuk adegan aksi menjadi faktor utama, karena tidak semua pertempuran dalam buku dapat direalisasikan di layar.
Selain itu, pertimbangan naratif juga berperan.
Serial ini perlu memajukan drama dan konflik yang lebih luas, bukan hanya fokus pada pertempuran di medan perang.
Pertempuran 'Fishfeed' juga tidak melibatkan karakter utama atau titik balik paling penting dalam 'Dance of the Dragons'.
>>> Elden Ring: Patung Malenia Resmi Rilis Musim Dingin Ini
Meskipun demikian, banyak penggemar yang menyayangkan hilangnya adegan pertempuran yang menjanjikan ini, berharap setidaknya dapat ditampilkan dalam skala yang lebih kecil.