BTR Clivee menjadi salah satu pemain muda yang mencuri perhatian di skena Mobile Legends Indonesia.
Meski belum banyak turun di MPL, potensinya sebagai gold laner lapis kedua patut diapresiasi.
>>> Reacher Season 4 Resmi Rilis 12 Agustus, Tiga Episode Perdana Langsung Tersedia
Pemain bernama asli Ervino Clive Sutanto ini lahir di Yogyakarta pada 11 Januari 2008. Saat ini usianya 18 tahun dan berperan sebagai gold laner untuk Bigetron by Vitality.
Hero signature yang ia kuasai antara lain Claude, Moskov, Granger, Wanwan, dan Harith. Penghasilannya sebagai atlet esports mencapai sekitar USD 11.000 atau setara Rp196 juta.
Perjalanan Karir BTR Clivee
BTR Clivee memulai debutnya bersama BTR Beta pada tahun 2024.
Di awal debutnya di MDL Season 10, ia dan tim langsung meraih posisi runner-up setelah kalah 4-2 dari RRQ Sena.
>>> Elden Ring: Patung Malenia Resmi Rilis Musim Dingin Ini
Pada MDL Season 11, timnya yang berganti nama menjadi BTR Academy justru finis di urutan ke-12. Hasil buruk itu menjadi cambuk bagi manajemen untuk berbenah.
Bigetron kemudian mempercayakan tim development kepada coach BTR Theo. Hasilnya, BTR berhasil menjuarai MDL Season 12 dan Season 13 secara beruntun.
Di MDL Season 12, BTR Clivee meraih gelar Finals MVP, Most Improved Player, dan First Team Winner. Prestasi itu membawanya promosi ke tim utama Bigetron by Vitality.
>>> 7 Film Fiksi Ilmiah yang Mengubah Cara Pandang tentang Alien
Pada musim pertamanya di MPL, ia berhasil meraih gelar juara MPL ID S17. Meski belum menjadi pemain inti, pencapaian ini menunjukkan masa depannya yang cerah.