Serial animasi dan mainan MASK yang populer di era 1980-an kini mengalami kebangkitan.
Selain mainan baru, MASK juga hadir dalam bentuk komik dari Skybound dan Image Comics yang resmi menjadi bagian dari Energon Universe.
>>> Produksi One Piece Season 3 Netflix Resmi Rampung
ComicBook berkesempatan berbicara dengan penulis Dan Watters dan seniman Pye Parr tentang proses kreatif di balik komik MASK.
Mereka mengungkapkan bagaimana mereka menangkap esensi serial asli sambil menghubungkannya dengan alam semesta yang lebih luas.
Inspirasi dari Era 80-an dan Energon Universe
Watters mengaku antusias saat editor Ben Abernathy menawarkan proyek MASK. "Otak saya langsung bilang 'Tolong jadikan MASK.'
Saya melihat potensi besar di sana," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa MASK terinspirasi dari elemen-elemen yang sudah ada di Energon Universe, seperti G. I.
Joe dan Transformers, serta nuansa Knight Rider dan mobil sport era 80-an. "Semua itu ada dalam DNA MASK," kata Watters.
Kendaraan Ikonik Kembali dengan Sentuhan Modern
Kendaraan seperti Thunderhawk, Rhino, Condor, dan Hurricane kembali hadir. Parr mendesain ulang dengan elemen modern tanpa menghilangkan ciri khas aslinya.
Parr mengubah beberapa detail, seperti spoiler Thunderhawk yang dianggapnya terlalu konyol. Ia juga menambahkan sirip kecil di samping spoiler depan yang berubah menjadi sayap saat terbang.
Soal grafis, Parr sempat ragu menghilangkan garis pelangi khas MASK. "Saat saya coba lepaskan, esensinya hilang.
>>> Phasmophobia PS4: Gameplay dan Grafik yang Menegangkan
Jadi saya tetap mempertahankannya," jelasnya.
Salah satu kendaraan yang kembali adalah Switchblade, namun dalam komik disebut Bladejet. Parr mengonfirmasi keduanya sama, hanya nama yang diubah karena alasan lisensi.
Konflik Matt Trakker vs Miles Mayhem
Cerita berpusat pada Matt Trakker dan Miles Mayhem, mantan rekan kerja yang kini menjadi musuh bebuyutan. Mayhem mengkhianati Trakker dan mengambil kredit atas pekerjaannya di Shadow Watch.
Shadow Watch adalah organisasi rahasia pemerintah yang bertugas membangun pertahanan terhadap invasi Transformer. Mayhem memfitnah Trakker dan melarikan diri dengan banyak perlengkapan.
Trakker sangat pribadi dengan dendamnya. Ia ingin menunjukkan bahwa Mayhem gila dan berbahaya, sekaligus membuktikan dirinya yang terbaik.
Sementara Mayhem merasa dirinya yang akan menyelamatkan dunia.
Watters menekankan bahwa Mayhem berbeda dari Cobra Commander. "Cobra Commander sangat kalkulatif, sedangkan Mayhem semaunya sendiri, tapi entah bagaimana rencananya selalu berhasil," katanya.
Hal ini membuat Trakker frustrasi karena ia selalu berpikir matang, sementara Mayhem yang tampak gila justru sering berhasil.
>>> Download Nada Dering iPhone Terbaru untuk WA dan Telepon Masuk
"Itu benar-benar akan mengganggu Matt Trakker," tutup Watters.