⌂ Beranda News Silent Hill 4: The Room, Game Paling Underrated yang Layak Diapresiasi

Silent Hill 4: The Room, Game Paling Underrated yang Layak Diapresiasi

Silent Hill 4: The Room, Game Paling Underrated yang Layak Diapresiasi
Tangkapan layar Silent Hill 4: The Room yang menunjukkan apartemen Henry Townshend
A A Ukuran Teks16px

Silent Hill telah memantapkan dirinya sebagai salah satu waralaba horor paling ikonik di benak para gamer modern.

Ketegangan dan teror yang tertanam dalam setiap cerita, ditambah elemen emosional yang kaya, membuatnya menonjol di antara game horor lainnya.

>>> Hulu Akan Hadirkan Prison Break yang Lebih Gelap dan Berbeda dari Versi Fox

Namun, di dalam seri itu sendiri, formula bisa menjadi bumerang. Tiga game pertama memang klasik tak terbantahkan, tetapi semuanya terasa sama dari segi gameplay.

Tidak demikian dengan Silent Hill 4: The Room.

Kontroversial saat dirilis karena mengubah formula dan bereksperimen dengan mekanisme gameplay, elemen unik inilah yang membuatnya menonjol.

Dengan jarak 22 tahun, eksperimen tersebut justru menjadi aspek kunci bagi masa depan franchise.

The Room Menemukan Kembali Formula Silent Hill

Dirilis di Jepang pada 17 Juni 2004, kemudian menyusul ke Amerika Utara dan Eropa pada September tahun yang sama, Silent Hill 4: The Room adalah entri krusial dan kreatif yang belum mendapat pengakuan layak atas kontribusinya membuka masa depan seri ini.

Game ini berfokus pada Henry Townshend, warga kota kecil Ashfield.

Suatu hari, Henry mendapati dirinya terperangkap di apartemennya tanpa jalan keluar, kecuali sebuah lubang misterius yang muncul di dinding.

Setelah melewatinya, ia menyadari bahwa pembunuhan yang disaksikannya terjadi di dunia nyata.

Henry pun harus menyelidiki pembunuhan tersebut dan seorang pembunuh berantai yang sudah lama mati bernama Walter Sullivan, yang rohnya masih terikat dan berusaha menyelesaikan ritual untuk membangkitkan 'Ibunya'.

Dikembangkan bersamaan dengan Silent Hill 3, Silent Hill 4: The Room adalah yang lebih eksperimental.

Silent Hill 3 dibangun di atas warisan game sebelumnya dan bermain sangat mirip, sementara Silent Hill 4 bereksperimen dengan formula.

Kembali ke apartemen Henry dapat memulihkan kesehatan dan menyimpan permainan, tetapi secara bertahap terungkap bahwa ada hantu korban Walter yang masih terperangkap di sana, yang dapat menarget dan melukai Henry seiring kemajuan game.

A
Tim Redaksi
Penulis: Albert Affandie
📰 Update Terbaru