Ukuran Teks
Ustadz Syihabbudin mengungkapkan, "Ada dua cara yang dapat diambil untuk menghadapi bencana semacam ini dalam ajaran agama Islam.
Yang pertama adalah dengan pendekatan logis dan alami, yaitu dengan mengevaluasi dan mencari solusi bagi kemarau.
Yang kedua adalah dengan memohon pertolongan kepada Allah melalui shalat istisqa. Meskipun upaya-upaya manusia sangat diperlukan, kita juga perlu mengakui bahwa akhirnya segalanya berada di tangan-Nya."
Shalat istisqa bukan hanya dimaksudkan untuk memohon hujan, tetapi juga sebagai wujud kepedulian dan doa bagi kemanusiaan.
Pada kesempatan itu, masyarakat juga berdoa agar kebakaran hutan di Gunung Lawu segera padam, mengingat dampak yang telah dirasakan oleh banyak orang di wilayah tersebut.
Rekomendasi
Awas! Sering Dijalani Pekerja Kantoran, Ini Bahaya Mager atau Sedentary Lifestyle
LINE Indonesia Luncurkan Layanan Baru, GOKS Platform Diskon untuk Mahasiswa
MGID Merevolusionerkan Penciptaan Gambar bagi Pengiklan dengan Integrasi Generatif AI
John Cena dan 6 Ikon WWE Hadir di Kolaborasi Baru Clash of Clans
10 Komik The Far Side Terbaik yang Menampilkan Badut Lucu