Film fiksi ilmiah klasik Akira dirilis di bioskop Jepang pada Juli 1988 oleh Katsuhiro Otomo.
Karya ini mengadaptasi manga sendiri tentang Tokyo masa depan yang berjuang pulih dari bencana.
Kritik Pedas dan Warisan Abadi
Saat tiba di Amerika Serikat pada tahun 1990, sebagian pengulas menyebut alurnya membingungkan.
Los Angeles Times bahkan sempat melabelinya sebagai hiburan teknologi tinggi yang hampa.
Kendati demikian, para sineas dan seniman global justru melihat potensi besar dari film tersebut.
Jejak visualnya kemudian menginspirasi berbagai proyek Hollywood, video game, hingga video musik.