⌂ Beranda › Tren › Tragedi Porprov Jateng 2026: NOC Indonesia Tuntut Keselamatan Atlet Diutamakan
Tren

Tragedi Porprov Jateng 2026: NOC Indonesia Tuntut Keselamatan Atlet Diutamakan

Tragedi Porprov Jateng 2026: NOC Indonesia Tuntut Keselamatan Atlet Diutamakan
Raja Sapta Oktohari berbicara di podium • Republika
A A Ukuran Teks16px

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan keselamatan atlet adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar, setelah dua atlet muda meninggal dunia di Porprov XVII Jateng 2026.

Atlet yang meninggal dunia adalah Syabilla Rizkia Putri Raharja, atlet loncat indah dari Jepara, dan Ayudiah Rivana Tridiandinita, atlet pencak silat dari Semarang.

Oktohari disebut menyampaikan bahwa tidak ada medali yang sepadan dengan nyawa dan keselamatan atlet. Ia juga menegaskan kematian tersebut tidak boleh berlalu tanpa makna.

Safeguarding Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana

NOC Indonesia mendorong safeguarding melalui pelatihan, pembinaan, dan evaluasi. Penyelenggaraan event harus dirancang dengan keselamatan atlet sebagai prioritas utama sejak awal.

Tragedi di Porprov Jateng menjadi pengingat keras bagi ekosistem olahraga nasional: sistem perlindungan atlet harus diperkuat, bukan hanya dibicarakan setelah korban jatuh.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru