Liverpool boleh menguasai bola dan melepas banyak tembakan, tetapi papan skor di Anfield hanya menulis satu nama: Arsenal, 1-0.
Gol Kai Havertz pada menit ke-16, berkat assist Declan Rice, mengakhiri penantian hampir 14 tahun Arsenal untuk menang di Anfield.
Angka yang Sulit Dipercaya
Liverpool: 53 persen penguasaan bola, 17 tembakan, nol tepat sasaran. Itu bukan sekadar hari buruk, melainkan rekor yang tidak diinginkan: pertama kalinya mereka tanpa tembakan tepat sasaran di kandang.
David Raya pun relatif tenang. Melawan Arsenal, Liverpool sudah dua pertemuan beruntun gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran saat Raya menjaga gawang.
Klasemen Berbicara
Arsenal di puncak dengan 24 poin dari sembilan laga (delapan menang, satu kalah dari Brighton 0-3 pada pekan kelima), baru kebobolan lima gol. Manchester City kedua dengan 21 poin, tertinggal tiga angka dari sang pemimpin.
