Kemenangan Harry Kane atas Kylian Mbappe di Ballon d'Or 2026 kini dibayangi penyelidikan atas taruhan mencurigakan dan pola suara yang janggal.
France Football tengah menelusuri taruhan senilai 149.000 poundsterling di Polymarket. Polisi ikut memeriksa 12 akun yang dibuat sejak Oktober, tujuh di antaranya diduga hanya bertaruh pada Ballon d'Or dan berhasil memprediksi lima besar secara tepat.
Jika terbukti ada kebocoran, kredibilitas penghargaan individual paling bergengsi di sepak bola itu akan tercoreng. Namun hingga kini penyelidikan belum menghasilkan kesimpulan, sehingga dugaan tersebut masih berstatus dugaan.
Dua daftar suara yang jadi sorotan
Dua lembar suara paling disorot berasal dari Skotlandia dan Yunani. Daftar Skotlandia menempatkan Kane pertama, Yamal kedua, dan Rodri ketiga, dengan nama-nama kejutan di sepuluh besar. Daftar Yunani melewatkan Mbappe dan Yamal sama sekali, menempatkan Pacho ketiga dan Rice kesepuluh.
Di tengah kejanggalan itu, Kane tetap punya basis dukungan luas: hanya Meksiko dan Pantai Gading yang dilaporkan tidak memasukkannya ke sepuluh besar. Rodri meraih sepuluh suara pertama dan Messi enam suara pertama.