Enzo Maresca pernah membuat sejarah dengan tujuh kemenangan beruntun di awal kariernya bersama Manchester City. Kini, untuk pertama kalinya di eranya, City kalah dua kali beruntun di Liga Inggris.
Kekalahan terbaru datang dari Brighton: 0-1 di Etihad Stadium, Sabtu (31/10/2026) malam, lewat gol Yasin Ayari pada menit ke-11. Sebelumnya, City kalah dari Aston Villa. Dua hasil itu membuat City gagal menjauh dari Arsenal, yang bisa merebut puncak jika mengalahkan Liverpool akhir pekan ini.
Maresca Membela Timnya
Dikutip dari BBC, Maresca mengatakan timnya berhak mendapatkan sesuatu dari laga melawan Brighton, seperti halnya melawan Villa. City menciptakan banyak peluang, dan menurutnya sikap pemain sudah bagus tanpa keluhan soal penampilan. Ia hanya berharap timnya mendapat sedikit keberuntungan pada laga berikutnya.
Clean Sheet yang Langka
Statistik pertahanan City menjadi sorotan: hanya satu clean sheet dalam delapan laga terakhir di semua kompetisi. Guehi dicadangkan, Donnarumma disebut bersalah atas kesalahan di Villa Park, dan Nunes membuat kesalahan serupa di Carabao Cup melawan Brighton. Maresca menyebut kesalahan seperti itu bagian dari permainan yang sudah berkali-kali merugikan timnya — dan kini harus dianalisis untuk diperbaiki.