⌂ Beranda › Tren › Mental Juara Persija: Euforia Dua Hari, Lalu Fokus Penuh
Tren

Mental Juara Persija: Euforia Dua Hari, Lalu Fokus Penuh

Mental Juara Persija: Euforia Dua Hari, Lalu Fokus Penuh
Persija • @persija/instagram
A A Ukuran Teks16px

Shin Tae-yong tidak melarang pemain Persija merayakan kemenangan. Ia hanya memberi batas waktu: satu atau dua hari, kemudian semua kembali ke pekerjaan utama mereka.

Aturan kecil itu menjadi penanda cara Persija menjaga posisi puncak. Dengan 18 poin dari tujuh pertandingan, Macan Kemayoran memang memimpin Super League 2026/2027. Namun Shin Tae-yong berulang kali mengingatkan bahwa klasemen sementara tidak menjamin apa pun.

Mengapa Batas Dua Hari Itu Penting

Menurut Shin Tae-yong, euforia yang dibiarkan berlarut akan menggerus persiapan. Pemain yang terlalu lama larut dalam kemenangan berisiko datang ke laga berikutnya dengan konsentrasi yang menurun dan sikap meremehkan lawan.

Sebaliknya, tim yang cepat kembali fokus bisa menjaga ritme. Prinsip itu pula yang membuat Persija mencatat enam kemenangan dari tujuh laga, dengan satu-satunya kekalahan tidak meruntuhkan kepercayaan diri skuad.

Serang Menjadi Tolok Ukur

Tolok ukur berikutnya tersaji Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB di Banten International Stadium, Serang. Dewa United, tim peringkat kedua dengan 14 poin, menanti Persija pada pekan kedelapan.

Jika Persija mampu membawa pulang hasil maksimal dari laga tandang ini, jarak di puncak akan terjaga dan pesan Shin Tae-yong terbukti: mental juara bukan soal tidak pernah kalah, melainkan soal seberapa cepat tim kembali bekerja setelah menang.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru