⌂ Beranda › Tren › Peluang Ekspor Double Cabin ke Australia, Toyota Masih Menunggu Lampu Hijau
Tren

Peluang Ekspor Double Cabin ke Australia, Toyota Masih Menunggu Lampu Hijau

Peluang Ekspor Double Cabin ke Australia, Toyota Masih Menunggu Lampu Hijau
Ilustrasi pabrik • 652234/pixabay
A A Ukuran Teks16px

Indonesia membidik peran baru dalam peta industri otomotif kawasan: memproduksi double cabin untuk pasar Australia. Namun, rencana itu masih menunggu sejumlah keputusan penting.

Gagasan tersebut dibahas Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji bersama Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia Nandi Julyanto di Jakarta Selatan, Selasa, 27 Oktober 2026. Pemerintah juga mendorong Toyota memperluas produksi kendaraan listrik berbasis baterai di Tanah Air.

Ekosistem Thailand Jadi Pembanding

Toyota menjelaskan bahwa ekosistem produksi double cabin saat ini berada di Thailand. Karena perdagangan bebas sudah berjalan, selisih biaya produksi antara kedua negara tidak terlalu besar. Karena itu, perusahaan meminta kebijakan pendukung yang jelas serta menunggu persetujuan headquarters sebelum mengambil keputusan.

Dari sisi permintaan, kabar baiknya datang dari dalam negeri: pasar double cabin tumbuh tahun ini berkat sektor pertambangan dan perkebunan. Bagi pemerintah, nilai tambah industrialisasi menjadi pertimbangan utama agar peluang ekspor ini tidak sekadar wacana.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru