Film drama suspense Empat Musim Pertiwi karya Kamila Andini tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026, setelah tayang perdana di Festival Film Internasional Toronto.
Sinopsis dan Premis
Pertiwi (Putri Marino) kembali ke desanya setelah lebih dari satu dekade — dalam berbagai materi resmi disebut sekitar 20 tahun — mendekam di penjara. Ia dihukum karena membunuh pria yang mencoba memperkosanya; sebuah pembelaan diri yang justru mengakhiri masa mudanya.
Kepulangannya membuka kembali persoalan masa lalu yang belum selesai. Hubungan dengan keluarga dan orang-orang yang pernah dekat dengannya telah banyak berubah; lingkungan tempat ia tumbuh justru membuatnya terus mengingat pengalaman kelamnya. Para pelaku lain dalam peristiwa masa remajanya disebut masih hidup bebas dan berpengaruh di desa tersebut.
Hanya sedikit orang yang menerimanya, terutama Mak Ira (Christine Hakim) dan Bisma (Arya Saloka). Dari titik terendah itu, Pertiwi harus mencari cara menata kembali hidupnya — menghadapi empat musim kehidupannya, dari gelap menuju cahaya.
Pemeran dan Kru
Sutradara dan penulis: Kamila Andini. Produser: Ifa Isfansyah. Produksi: Forka Films bersama mitra dari Singapura, Belanda, Norwegia, Jerman, Prancis, Polandia, dan Thailand. Pemeran: Putri Marino (Pertiwi), Shofia Shireen (Pertiwi remaja), Christine Hakim (Mak Ira), Arya Saloka (Bisma), Hana Pitrashata Malasan (Niken), Iswadi Pratama (ayah Pertiwi), Hargi Sundari (ibu Pertiwi), Nagra Pakusadewo (Jonet), dan Totos Rasiti (Fajar). Sinematografi oleh Batara Goempar, musik oleh Ricky Lionardi dan Bottlesmoker.
Jadwal Tayang, Durasi, dan Klasifikasi
Rilis Indonesia: 8 Oktober 2026. Durasi: 137 menit. Klasifikasi: 17 tahun ke atas — film memuat tema kekerasan seksual, bahasa kasar, dan tema-tema dewasa lainnya. Bahasa film: Indonesia dan Jawa. Tayang di jaringan CGV, XXI, dan Cinepolis; jadwal dan tiket dapat dipesan melalui aplikasi TIX ID serta kanal resmi jaringan bioskop.
Posisi Film Ini di Sinema Indonesia
Dengan penayangan perdana di program Centrepiece TIFF 2026 dan statusnya sebagai wakil Indonesia ke Academy Awards ke-99 untuk kategori film internasional terbaik, Empat Musim Pertiwi adalah salah satu rilisan Indonesia paling bergengsi tahun ini. Bagi pencinta drama festival dan isu hak asasi manusia, film ini wajib masuk daftar tonton selagi masih tayang di bioskop.