⌂ Beranda › News › Penyesuaian Penting JRR Tolkien pada Naskah Asli The Hobbit
News

Penyesuaian Penting JRR Tolkien pada Naskah Asli The Hobbit

Ilustrasi buku karya JRR Tolkien
Penyesuaian Penting JRR Tolkien pada Naskah Asli The Hobbit
A A Ukuran Teks16px

The Lord of the Rings merupakan karya yang membentuk dan mendefinisikan ulang genre sastra fantasi modern.

Tujuh belas tahun sebelum trilogi epik tersebut terbit, JRR Tolkien telah meluncurkan novel penuh pertamanya berjudul The Hobbit.

Novel tersebut awalnya ditulis sebagai buku tunggal yang ditujukan untuk pembaca usia lebih muda dengan alur yang ringan.

Ketika The Lord of the Rings berkembang menjadi kisah yang jauh lebih kompleks dan luas, The Hobbit menjadi tidak sejalan sebagai prekuel.

Tolkien kemudian merevisi teks aslinya dan merilis Edisi Kedua pada tahun 1951 demi memperbaiki kontradiksi naratif tersebut.

Perubahan Cara Bilbo Mendapatkan Cincin

Adegan yang paling bertentangan dengan premis utama Lord of the Rings adalah momen saat Bilbo menemukan Cincin Utama.

Pada versi asli The Hobbit, artefak magis tersebut hanyalah cincin biasa yang memiliki kemampuan membuat pemakainya tidak terlihat.

Cincin itu tidak memiliki kekuatan jahat kosmis dan Gollum tidak merasa terobsesi secara gila-gilaan terhadap benda tersebut.

Gollum bahkan menawarkan cincin itu sebagai hadiah dalam permainan teka-teki, dan dengan tenang menunjukkan jalan keluar setelah kalah.

Kontradiksi ini memaksa Tolkien mengubah adegan itu pada Edisi Kedua agar sejalan dengan sifat jahat cincin yang dibahas dalam sekuelnya.

Sejak revisi tersebut, Gollum menjadi murka saat mendapati cincinnya hilang dan berencana mengkhianati Bilbo.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru