⌂ Beranda › Tren › Drama China Feng Qi Punya 24 Episode, Kisah Romantis Fantasi Feng Zhiwei dan Gu Jianchen
Tren

Drama China Feng Qi Punya 24 Episode, Kisah Romantis Fantasi Feng Zhiwei dan Gu Jianchen

Drama China Feng Qi Punya 24 Episode, Kisah Romantis Fantasi Feng Zhiwei dan Gu Jianchen
Ilustrasi
A A Ukuran Teks16px

Lembut dan berkelas di satu waktu, kejam di waktu lain, genit di waktu yang berbeda, lalu polos seperti anak kecil. Empat kepribadian itu hidup dalam satu tubuh milik Gu Jianchen, putra mahkota dalam drama China Feng Qi yang diperankan Deng Xiao Ci.

Serial fantasi romantis garapan sutradara Wang Kai ini mulai tayang pada 15 Oktober 2026 di Mango TV dengan total 24 episode. Kisahnya mempertemukan sang putra mahkota dengan perempuan dari masa modern yang terjebak di tubuh selir buangan.

Empat Wajah Gu Jianchen

Rahasia terbesar Gu Jianchen adalah kepribadiannya yang terpecah menjadi empat. Ia bisa tampil sebagai Gu Jianchen yang lembut dan berkelas, berubah menjadi Ye Xuan yang kejam, menjelma Fu Yi yang genit, atau menunjukkan sisi polos lewat Ruan Che.

Rahasia itu menjadi semakin rumit ketika terungkap bahwa pergantian kepribadian tersebut hanya bisa dipicu oleh satu hal: ciuman dari Feng Zhiwei. Fakta inilah yang mengikat nasib keduanya dalam cara yang tidak pernah mereka duga.

Kedatangan Feng Zhiwei dari Masa Modern

Feng Zhiwei yang diperankan Zhang Wan Ying sejatinya adalah Su Xiao Chen, seniman modern yang berpindah ke tubuh selir yang dibuang dari istana. Ia harus menjalani hidup sebagai perempuan yang kehilangan kehormatan dan diasingkan ke Istana Dingin.

Untuk bertahan, ia membuat buku cerita bergambar dengan nama pena Mr. Qing Qiao. Tanpa disadarinya, tokoh utama dalam buku tersebut adalah Gu Jianchen sendiri, putra mahkota berkepribadian empat yang kemudian memasuki hidupnya.

Kesepakatan yang Mengikat Keduanya

Pertemuan mereka bukan sekadar kebetulan romantis. Gu Jianchen membutuhkan bantuan untuk menstabilkan istana kekaisaran yang penuh intrik, sedangkan Feng Zhiwei menginginkan kebebasan dan masa depan di luar tembok istana.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru