Sejumlah judul manga populer asal Jepang kini menghadapi gelombang larangan buku di sekolah-sekolah umum Amerika Serikat.
Laporan terbaru dari PEN America mencatat rekor tertinggi sebanyak 11.982 larangan buku selama tahun ajaran 2025-2026.
Peringkat Kreator Manga yang Paling Sering Dilarang
Texas mencatatkan jumlah larangan terbanyak di tingkat nasional dengan 8.193 kasus, diikuti oleh Florida dengan 3.212 kasus.
Beberapa kreator manga terkemuka masuk dalam daftar sepuluh penulis yang karyanya paling sering dilarang.
Atsushi Ohkubo berada di posisi pencipta Soul Eater dan Fire Force dengan 106 larangan tercatat.
Hajime Isayama menyusul dengan 89 larangan untuk karyanya yang berjudul Attack on Titan.
Rumiko Takahashi mencatatkan 63 larangan melalui serial Inuyasha dan Ranma 1/2.
Alasan dan Dampak Larangan Buku di Perpustakaan
Seri manga seperti Tokyo Ghoul, Soul Eater, Assassination Classroom, dan Dragon Ball Z turut terkena dampak aturan ini.
Sebagian besar distrik sekolah menghapus seluruh seri manga sekaligus karena muatan kekerasan, tema matang, atau konten seksual.
PEN America menilai bahwa praktik pemotongan konteks visual menjadi salah satu faktor utama yang memicu pelarangan tersebut.
