⌂ Beranda › News › Midnight X-Men Menghidupkan Kembali Host Phoenix Berisiko Mengulang Masa Lalu
News

Midnight X-Men Menghidupkan Kembali Host Phoenix Berisiko Mengulang Masa Lalu

Ilustrasi komik X-Men dengan tema horor dan karakter mutan
Midnight X-Men Menghidupkan Kembali Host Phoenix Berisiko Mengulang Masa Lalu
A A Ukuran Teks16px

Marvel Comics resmi meluncurkan jajaran komik terbaru bertajuk Midnight, yang mencakup Midnight X-Men, Midnight Fantastic Four, serta Midnight Spider-Man.

Buku-buku ini berada di luar kontinuitas utama dan digarap oleh kreator populer seperti Jonathan Hickman, Ben Percy, serta Phillip Kennedy Johnson.

Kembalinya Host Phoenix di Midnight X-Men

Cerita Midnight X-Men mengambil latar dunia yang dipenuhi faksi berseteru antara manusia, mutan, vampir, hingga empyre.

Nightcrawler kembali ke status quo lamanya dan terlihat mendatangi sebuah gereja Katolik untuk menemui Reverend Stryker.

Sementara itu, Cyclops berada dalam posisi familiar sebagai sosok yang diduga sebagai anggota X-Men terakhir yang tersisa.

Di tengah situasi tersebut, ia menyelamatkan seorang gadis berambut merah yang kemudian memperkenalkan dirinya sebagai Hope.

Kehadiran Hope Summers sebagai mantan host Force Phoenix memunculkan kekhawatiran bahwa cerita ini terjebak pada formula masa lalu.

Peluang Eksplorasi Baru bagi Karakter

Meskipun mengusung elemen horor dan vampir, narasi komik ini tetap berpijak pada fondasi kisah X-Men yang pernah ada sebelumnya.

Hickman memiliki kesempatan untuk mengembangkan karakter Hope tanpa harus menempatkannya kembali sebagai bayang-bayang Jean Grey.

Cerita ini berpotensi mengeksplorasi sisi baru Hope yang berdiri sendiri tanpa perlindungan Cable dalam balutan semesta alternatif.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru