Anime Katekyo Hitman Reborn merayakan 20 tahun penayangan perdananya pada 7 Oktober 2026.
Dua dekade berlalu, namun adaptasi anime ini tak pernah menuntaskan seluruh cerita manga karyanya, Akira Amano.
Manga yang mulai diserialkan pada 2004 dan tamat pada 2012 dengan 42 volume itu sempat menjadi salah satu judul populer di Weekly Shonen Jump.
Sayangnya, versi animenya harus berhenti di tengah jalan.
Studio Artland memproduksi lebih dari 200 episode sebelum akhirnya tidak melanjutkan proyek tersebut. Kini, setelah studio itu tutup pada 2017, gagasan reboot menjadi semakin relevan.
Kenapa Anime Ini Berhenti Sebelum Tamat?
Masalah utama anime panjang mingguan era 2000-an adalah keharusan mengejar ketertinggalan dari manga. Episode dirilis setiap pekan, sementara chapter manga lebih pendek dan produksi animasi butuh menyesuaikan materi.
Akibatnya, banyak judul mengalami pacing tidak konsisten dan harus mengandalkan episode filler. Katekyo Hitman Reborn termasuk yang terdampak pola ini.
Meski sempat hits, penjualan Blu-ray dan merchandise-nya menurun. Kondisi itu membuat studio enggan melanjutkan produksi.
Beberapa tahun setelah anime berhenti, Studio Artland dinyatakan pailit pada 2017. Studio yang juga menggarap Mushishi dan Legend of the Galactic Heroes itu tak lagi beroperasi.
Faktor finansial studio menjadi salah satu alasan utama anime ini tidak pernah mendapat sekuel. Padahal, cerita dan sistem kekuatannya dinilai punya daya tarik kuat.
Mengapa Reboot Lebih Masuk Akal daripada Lanjutan?
Melanjutkan anime lama bukan pilihan ideal. Jarak waktu yang terlalu jauh dan gaya animasi lawas membuatnya kurang menarik bagi penonton masa kini.
Jika cerita dilanjutkan oleh studio baru, hasilnya berisiko terasa tidak nyambung dengan versi sebelumnya.
Reboot yang mengadaptasi ulang manga dengan animasi lebih baik, pacing lebih rapi, dan jadwal musiman dinilai lebih tepat.
Pendekatan musiman memungkinkan produksi tidak terburu-buru mengejar manga. Kualitas animasi dan alur cerita bisa lebih terjaga.