Waralaba The Conjuring menjadi salah satu seri film horor paling populer dari dekade 2010-an.
Film pertamanya yang rilis pada 2013 sukses besar secara komersial dan melahirkan berbagai sekuel serta sempalan.
Namun sebelum mencapai kesuksesan jangka panjang, film kedua dari waralaba ini justru mengambil bentuk prekuel yang hampir merusak segalanya.
Film tersebut berfokus pada boneka berhantu Annabelle yang sempat mencuri perhatian di film pertama.
Dampak Buruk Film Annabelle Pertama
Dirilis pada 2014, Annabelle mencatatkan angka box office yang luar biasa tinggi dengan anggaran produksi yang sangat rendah.
Sayangnya, pencapaian finansial tersebut tidak sejalan dengan penerimaan dari para kritikus film.
Ulasan negatif yang masif membuat film tersebut sempat dipandang sebagai noda hitam dalam sejarah The Conjuring Universe.
Kegagalan kualitas ini berpotensi membuat penonton menganggap film pertamanya sebagai kebetulan semata.
Untungnya, kehadiran The Conjuring 2 pada 2016 membuktikan bahwa semesta sinematik ini masih memiliki potensi besar.
Rangkaian film berikutnya juga berhasil memperbaiki reputasi cerita boneka berhantu tersebut melalui sekuel dan prekuel lanjutan.